Sosial
Jamaah Masjid Aolia Laksanakan Sholat Idul Adha
Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Senin (26/06/2023) pagi tadi ratusan jamaah masjid Aolia, Kapanewon Panggang, mulai menggelar Hari Raya Idul Adha di enam titik masjid. Ratusan jamaah Aolia nampak khusyu melaksanakan sholat Idul Adha pagi tadi.
Kapolsek Panggang, AKP Anang Prastawa, saat dikonfirmasi membenarkan jika di wilayahnya terdapat beberapa masjid yang sudah menggelar sholat Idul Adha, Senin (26/06/2023) pagi. Dikatakannya, terdapat enam masjid jamaah Aolia yang melaksanakan sholat id dengan jamaah terbanyak sekitar 300 orang yang berada di masjid Aolia Temuireng I, Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang.
“Tadi pagi sekitar pukul 06.30 sampai 07.30 WIB ada enam masjid yang menggelar sholat idul adha,” ucap AKP Anang Prastawa.
Disebutnya selain di Kalurahan Girisuko, pelaksanaan sholat idul adha juga tersebar di Kalurahan Giriharjo dengan tiga masjid dan Kalurahan Girisekar dengan dua masjid. Tercatat sekitar 900 jamaah masjid Aolia menggelar sholat Idul Adha pagi tadi.
“Pelaksanaan sholat idul adha berjalan terkendali, pengamanan dibantu oleh pihak Koramil dan Banser,” jelasnya.

Meski menggelar sholat idul adha pagi ini, dari informasi yang didapat untuk penyembelihan hewan kurban akan dilaksanakan pada Rabu (28/06/2023) mendatang. Hal itu untuk menghormati warga lainnya yang baru merayakan Idul Adha yang berbeda.
Sebelumnya, Kepala Kementerian Agama Gunungkidul, Sa’ban Nuroni, mengatakan adanya perbedaan pelaksanaan Idul Adha agar tidak membuat warga terpecah. Menurutnya, perbedaan pelaksanaan hari raya bukanlah hal yang baru sehingga umat tetap harus menjaga kerukunan. Dikatakannya, pelaksanaan Idul Adha pada tahun ini antara umat Muhammadiyah dengan pemerintah mengalami perbedaan. Disebutnya dari perhitungan rukyat dan hisab, pemerintah memutuskan Idul Adha jatuh pada tanggal 29 Juni mendatang. Sedangkan Pengurus Pusat Muhammadiyah memutuskan Idul Adha jatuh pada 28 Juni lusa.
“Jadi yang dibangun itu adanya sikap saling mengerti, toleransi, serta saling memahami adanya perbedaan. Fenomena itu sudah lama kita jalani,” ucap Kepala Kementerian Agama Gunungkidul, Sa’ban Nuroni kala itu.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
