Uncategorized
Jangan Asal Beri Uang ke Pengemis di Wonosari, Satpol PP Ingatkan Ada Larangan dalam Perda
Wonosari, (pidjar.com)- Kebiasaan memberi uang kepada pengemis di lampu merah atau ruang publik di Wonosari diminta mulai dihentikan. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengingatkan masyarakat bahwa tindakan tersebut dilarang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.
Sebagai bentuk penguatan sosialisasi, Satpol PP Gunungkidul memasang kembali papan informasi larangan mengemis sekaligus larangan memberi kepada pengemis di tiga titik strategis di Kota Wonosari.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Gunungkidul, Sumarno, mengatakan papan informasi itu dipasang di kawasan Traffic Light Alun-alun Wonosari, Simpang Selang, dan kawasan Galri yang selama ini menjadi titik aktivitas masyarakat.
Menurutnya, isi papan tersebut tidak hanya mengingatkan masyarakat agar tidak menjadi pengemis, gelandangan, maupun pengamen, tetapi juga menegaskan larangan memberikan uang atau barang kepada mereka oleh masyarakat.
“Papan itu berisi larangan menjadi pengamen, gelandangan maupun pengemis, larangan memberi uang atau barang dalam bentuk apa pun kepada pengamen dan pengemis, serta larangan memperalat orang lain untuk menjadi pengamen, gelandangan, atau pengemis,” kata Sumarno, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, pemasangan ulang papan dilakukan setelah Satpol PP mengevaluasi efektivitas media sosialisasi yang sebelumnya terpasang. Sejumlah papan lama diketahui sudah tidak terlihat karena tertutup pepohonan sehingga pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat tidak lagi efektif.
“Kami tidak mengganti papan nama, tetapi melakukan evaluasi karena di tempat semula papan yang dipasang sudah tertutup pohon,” ujarnya.
Sumarno menegaskan, pemasangan papan bukan sekadar mengganti fasilitas yang sudah tidak layak, tetapi menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat agar memahami aturan yang berlaku. Menurutnya, keberhasilan penataan kawasan perkotaan tidak hanya bergantung pada penindakan terhadap pengemis, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk tidak memberikan uang maupun barang.
“Tujuannya supaya publik tahu bahwa ada larangan dan imbauan yang harus dipatuhi,” katanya.
Selain memperkuat sosialisasi, Satpol PP juga akan meningkatkan patroli dan monitoring secara berkala di kawasan perkotaan. Langkah itu dilakukan agar implementasi Perda Nomor 7 Tahun 2021 tidak berhenti pada pemasangan papan informasi semata.
“Kawasan perkotaan memang harus bebas dari gelandangan dan pengemis. Kami akan melakukan patroli secara berkala supaya keamanan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.
Ia menambahkan, evaluasi terhadap media sosialisasi akan terus dilakukan. Apabila ditemukan papan informasi yang rusak, tidak layak, atau sudah tidak terlihat oleh masyarakat, Satpol PP akan segera melakukan penataan kembali.
“Kami akan menyampaikan kepada teman-teman di lapangan untuk mengecek apakah masih ada papan yang tidak layak. Kalau ada, akan segera diganti,” pungkasnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized4 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Pendidikan4 minggu yang laluHari Pertama Jalur Afirmasi SMA N 1 dan SMA N 2 Wonosari Langsung Penuh, Wali Murid : Banyak Orang Mampu Tempuh Jalur Ini
