Peristiwa
Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Naik 32 Persen, Jalan Jogja-Wonosari Masih Menjadi Jalur Tengkorak
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jumlah kecelakaan lalu lintas di Gunungkidul selama 2019 lalu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data yang ada, selama tahun 2019 lalu ada 703 kejadian laka lantas yang terjadi di Gunungkidul. Sejumlah ruas jalur pun menjadi target petugas kepolisian untuk menekan terjadinya kecelakaan.
Wakapolres Gunungkidul, Kompol Joko Hamitoyo mengungkapkan bedasarkan data yang dimiliki oleh Unit Laka Satlantas Polres Gunungkidul, ada peningkatan kejadian yang melibatkan kendaraan yang melintas di Gunungkidul. Dari jumlah 703 kejadian yang ada 656 kasus yang telah terselesaikan oleh pihak kepolisian. Ada beberapa hal yang dilakukan untuk penyelesaian perkara tersebut.
Adapun dari jumlah tersebut 892 korban berjatuhan dengan kategori luka ringan. Jumlah korban luka naik 40 persen dibandingkan tahun 2018 lalu yang mencapai 611 korban. Tak hanya itu, untuk korban meninggal baik di TKP maupun di rumah sakit mencapai 55 orang korban dengan berbagai luka dan mayoritas adalah luka di kepala.
“Kalau untuk jumlah kejadian di tahun 2018 ada 518 kecelakaan dengan 83 korban jiwa. Tahun 2019 kemarin ada kenaikan 32 persen. Tapi jumlah korban meninggal dunia turun,” ujar Joko Hamitoyo, Kamis (02/01/2020).
Untuk kerugian material sendiri mencapai Rp 405 juta. Penananganan kasus-kasus kecelakaan ditahun 2019 ini pun nampaknya masih ada yang ditangani oleh kepolisian. Pemetaan jalur rawan kecelakaan sendiri juga dilakukan oleh pihaknya, jalur Jogja-Wonosari pun masih menjadi jalur tengkorak dimana angka kecelakaan sepanjang jalur ini sangatlah tinggi.

Tak hanya itu, kondisi jalur yang ekstrim misalnya di kawasan utara dan pesisir pantai pun juga menjadi catatan khusus lantaran sering terjadi kecelakaan lalulintas pula.
Upaya penekanan kasus kecelakaan lalu lintas sendiri terus dilakukan oleh kepolisian. Mulai dari penertiban dengan cara operasi lalu lintas dan memberikan pemahaman atau sosialisasi di kalangan masyarakat maupun para pelajar di Gunungkidul.
“Untuk pelanggaran lalu lintas sendiri selama tahun 2019 kita lakukan 13.151 tilangan dan 13.550 teguran dengan denda 875 juta rupiah yang terbayarkan,” tambah dia.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
