Budaya
Karya Bakti Vesakha Sananda 2026, Umat Buddha DIY Ziarah ke TMP Kusumanegara
Jogja,(pidjar.com)–Umat Buddha di Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan Karya Bakti di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara, Minggu (3/5), sebagai bagian dari rangkaian Vesakha Sananda 2570 Tahun Buddhis/2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat patriotisme di kalangan umat Buddha.
Prosesi ziarah dipimpin langsung oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Pandu Dinata. Kegiatan diawali dengan upacara penghormatan dan peletakan karangan bunga di monumen utama TMP Kusumanegara bersama jajaran organisasi umat Buddha di DIY.
Setelah prosesi penghormatan, peserta melanjutkan doa dan pembacaan paritta suci di makam Jenderal Sudirman sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa.
Dalam sambutannya, Pandu Dinata mengajak umat Buddha untuk mengisi kemerdekaan dengan perbuatan baik serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kembali nilai patriotisme dan semangat kebangsaan kepada umat Buddha, khususnya generasi muda. Kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan karya, pengabdian, dan tindakan yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat Buddhadharma juga mengajarkan pentingnya menjaga perdamaian dan keharmonisan dalam kehidupan berbangsa.
“Tema Vesakha Sananda tahun ini adalah ‘Dharma Menjaga Perdamaian Dunia’. Nilai tersebut relevan untuk terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui toleransi, kepedulian sosial, dan persatuan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, umat juga berziarah ke makam Kapten Infanteri R. Djoeri Kismosoehardjo, salah satu tokoh pejuang kemerdekaan yang dikenal sebagai bagian dari Tokoh Joyo Wolu sekaligus pendiri Vihara Karangdjati.
Ketua Panitia, Totok, menjelaskan bahwa kegiatan ziarah tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga sarana mengenalkan sejarah perjuangan tokoh-tokoh Buddha kepada masyarakat.
“Kami ingin generasi muda mengetahui bahwa umat Buddha juga memiliki tokoh-tokoh pejuang bangsa yang berjasa dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Semangat itu perlu terus diwariskan,” ungkapnya.
Sementara itu, cucu almarhum Romo Pandita Surya Indra Djoeri Kismosoehardjo, Anditya Restu Aji, menyampaikan apresiasi atas doa dan penghormatan yang diberikan kepada sang kakek.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh umat yang terus mengenang jasa para pahlawan. Semoga semangat perjuangan beliau dapat diteruskan melalui persatuan dan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia,” katanya.
Kegiatan diikuti sekitar seratus umat Buddha dari berbagai wilayah di DIY serta jajaran DPD PERMABUDHI DIY dan DPD WALUBI DIY. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan tampak mewarnai jalannya ziarah hingga akhir acara.
Vesakha Sananda 2570 Tahun Buddhis sendiri merupakan program yang digagas Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai upaya memperkuat penghayatan nilai Buddhadharma sekaligus meningkatkan kepedulian sosial dan kerukunan umat di tengah masyarakat.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
