Politik
Laporan Awal Dana Kampanye, PDIP dan Tim Pasangan Prabowo-Sandi Miliki Saldo Terbanyak
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai yang melaporkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) terbanyak. Namun hal tersebut justru berbanding terbalik dengan tim kampanye pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang melaporkan belum adanya saldo awal.
Informasi yang diperoleh berdasarkan data di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul, PDIP melaporkan saldo awal Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) sebesar Rp5 juta. Adapun Partai Hanura dan Partai Demokrat menjadi parpol dengan RKDK terendah dengan nominal hanya Rp 100.000.
Sementara untuk Pilpres, tim kampanye Prabowo-Sandi menjadi tim dengan dana awal kampanye terbanyak dengan Rp2 juta. Sementara untuk tim kampanye pasangan Jokowi-Maruf Amin melaporkan saldo nol dalam RKDK yang disampaikan ke KPU.
Komisioner Bidang Hukum KPU Gunungkidul, Andang Nugroho mengatakan, saat ini, sudah hampir semua parpol melaporkan LADK. Hanya Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) saja yang tidak melaporkan LADK. Lantaran hal ini, KPU yang berkoordinasi dengan Bawaslu kemudian menetapkan pencoretan PKPI dalam Pemilu 2019 di Gunungkidul.
“Semua sudah masuk akan kami beri salinannya juga ke pihak Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Gunungkidul dan KAP (Kantor Akuntan Publik),” ujar Andang di Kantor KPU Gunungkidul, Kamis (27/09/2018).
Ia menambahkan, partai politik nantinya juga harus menyerahkan Laporan Perolehan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) pada 2 Januari 2019 mendatang. Selain itu, pada akhir setelah proses pemungutan suara, parpil juga harus menyerahkan Laporan Penerimaan dan Penggunaan Dana Kampanye (LPPDK).
“Semua nantinya akan diperiksa KAP,” ujarnya.
Terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Gunungkidul, Is Sumarsono mengatakan pihaknya terus mengawal tahapan demi tahapan Pemilu dan Pilpres 2019. Menurutnya, semua kegiatan Parpol harus dilaporkan secara rinci untuk dana yang dikeluarkan, baik dalam kegiatan internal partai maupun pertemuan-pertemuan terbatas dan juga kampanye.
“Caleg-caleg karena kontestasi, sering bergerak sendiri tidak melapor ke Parpol. Bagi Bawaslu juga menjadi catatan,” ujarnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized1 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
