Peristiwa
Mudik Tengok Ibu, Sakiman Bunuh Diri Minum Racun di Ladang Sepi
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah ladang sepi di Padukuhan Soga, Desa Candirejo, Kecamatan Semanu pada Kamis (28/02/2019) sore tadi. Ironisnya, pria tersebut yang kemudian diketahui merupakan Sakiman (64) warga Sobahan, Medari, Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah diduga melakukan aksi bunuh diri. Pasalnya, di sekitar lokasi tempat korban ditemukan, warga mendapati sebuah botol air minum berisi racun jenis apotas.
Kapolsek Semanu AKP Ahmad Fauzi melalui Kanit Reskrim, Iptu Sujino menuturkan, kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Salio, salah seorang warga sekitar yang saat itu hendak kembali ke rumahnya. Setiba di lokasi kejadian yang merupakan sebuah ladang di perbukitan, saksi melihat sesosok tubuh pria yang sudah dalam kondisi tergeletak di ladang. Beberapa kali Salio, memanggil nama korban dari kejauhan. Namun tak ada jawaban, ia kemudian mendekati Sakiman yang tergeletak dengan posisi terlentang.
Kaget bukan main, Salio justru mendapati tubuh Sakiman telah kaku dan tidak ada denyut nadi yang dirasakan. Dalam situasi genting tersebut, saksi lantas meminta bantuan para warga untuk mengecek dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semanu. Tubuh korban saat ditemukan pun masih lengkap dengan pakaian yang dikenakan.
“Mendapat laporan dari warga, anggota langsung menuju ke lokasi kejadian bersama dengan petugas medis untuk melakukan pengecekan,” terang Iptu Sujino saat dikonfirmasi.

Botol berisi racun apotas yang ditemukan polisi di lokasi penemuan mayat korban
Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas kepolisian serta medis, yang bersangkutan dinyatakan telah meninggal dunia. Lantaran ada sedikit keganjilan, polisi lantas melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan mayat. Hanya berselang beberapa meter, petugas menemukan sejumlah barang-barang milik korban seperti kacamata, topi, gelas dan botol minuman.

“Dari isi botol minuman itu kami lakukan pemeriksaan lanjutan. Dugaan kuat cairan dalam botol adalah racun yang sengaja diminum korban untuk mengakhiri hidupnya,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak medis serta dikuatkan dengan barang bukti yang diperoleh, kemudian disimpulkan bahwa korban meninggal murni karena meminum racun yang diletakkan di dalam botol tersebut. Petugas sendiri tidak ditemukan unsur kekerasan pada tubuh korban. Adapun ciri-ciri korban saat ditemukan adalah dalam kondisi gigi menggigit, mulut keluar air liur, alat kelamin mengeluarkan cairan.
“Sementara untuk penyebab korban melakukan tindakan ini masih kami dalami,” imbuh dia.

Petugas memeriksa jenazah Sakiman yang disemayamkan di rumah duka
Sementara itu Dukuh Soga, Suwarti menambahkan bahwa meski beralamatkan Temanggung, korban merupakan warganya. Sakiman sendiri memang lahir dan besar di Soga dan baru kemudian pindah ke Temanggung. Pria yang berprofesi sebagai pedagang dan tukang kayu ini baru beberapa hari tinggal di Soga untuk menengok ibu maupun saudaranya.
“Sekarang sudah dalam proses pemakaman korban, kalau tadi memang kebetulan pak Salio lewat dan tau kalau korban tergeletak kemudian dicek,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
