Uncategorized
Ngaku Dekat dengan Pejabat, Polisi Tangkap Residivis Penipuan dan Temukan Senjata Api Hingga Seragam Aparat
Wonosari,(pidjar.com)– SNS (31) warga Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah diringkus oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Gunungkidul atas dugaan tindak pidana penipuan terhadap seorang warga Kapanewon Paliyan, Gunungkidul. Pelaku diduga menipu dengan modus menjanjikan bantuan pengurusan perizinan usaha.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Tri Hartanto mengungkapkan, pada awal Juli lalu K (47) warga Kapanewon Paliyan berkenalan dengan SNS. Mulanya, keduanya bertemu dalam rencana transaksi jual beli tanah, selain itu SNS juga menawarkan kerja sama usaha di bidang pengolahan sampah.
Pelaku juga sempat mengaku jika memiliki kedekatan khusus dengan sejumlah pejabat di tiga kementerian dan menyatakan mampu membantu proses perizinan usaha yang dijalankan.
Rencana tersebut kemudian berlanjut serius. Hingga K diajak ke Jakarta oleh pelaku. Pada saat itu seluruh biaya perjalanan ditanggung oleh korban. Namun kemudian SNS meminta uang tambahan kepada istri korban dengan berbagai alasan.
“Istri korban curiga dengan tindakan tersebut. Kemudian mengajak SNS untuk pulang ke Wonosari. Karena merasa janggal, kemudian keduanga melaporkan kejadian ini ke Polres Gunungkidul,” ucap dia.

Setelah melakukan perlaporan resmi, Tim URC Satreskrim Polres Gunungkidul melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap SNS di sebuah rumah kontrakan di wilayah Wonosari.
“Pelaku diamankan di rumah kontrakan di Wonosari,” kata Tri.
Dalam penangkanan dan penggeledahan di lokasi, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga digunakan pelaku untuk meyakinkan korban. Bahkan petugas juga menemukan seragam dinas TNI lengkap, baret merah, rompi antipeluru, satu pucuk air gun jenis pistol, satu senjata laras panjang menyerupai AK-47, serta kartu identitas palsu.
“Ada sejata yang ada di kamar kontrakannya. Itu turut kami amankan,” ungkap dia.
Adanya temuan tersebut, Polisi kemudian berkoordinasi dengan Kodim 0730/Gunungkidul untuk memastikan status pelaku. Hasil pemeriksaan menunjukkan SNS bukan anggota TNI. Keaslian sejumlah dokumen, termasuk surat tugas yang dimiliki pelaku, juga sedang didalami.
“Dia bukan anggota TNI,” tandas Kasat Reskrim.
Dari hasil penyelidikan sementara SNS diketahui merupakan residivis dalam perkara serupa yang pernah ditangani di wilayah Temanggung dan Purworejo.
“Saat ini pelaku telah ditahan di Polres Gunungkidul. Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan upaya pengembangan atas kasus ini,” tutupnya.
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
