internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Meninggal Dunia, Negara Tetapkan Berkabung Nasional
Teheran,(pidjar.com)– Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia pada usia 86 tahun. Pemerintah Iran mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya tokoh yang telah memimpin negara tersebut lebih dari tiga dekade.
Pengumuman resmi disampaikan melalui siaran televisi pemerintah Iran pada Minggu (1/3/2026) waktu setempat. Sejumlah pejabat tinggi negara dan ulama senior tampak hadir dalam pernyataan resmi tersebut. Aktivitas pemerintahan dan agenda kenegaraan tertentu untuk sementara waktu ditunda.
Khamenei menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi sejak 1989, menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini. Dalam struktur politik Iran, posisi tersebut merupakan otoritas tertinggi negara dengan kewenangan atas militer, peradilan, serta kebijakan strategis termasuk hubungan luar negeri dan program nuklir.
Sepanjang kepemimpinannya, Khamenei dikenal dengan sikap tegas terhadap Barat, terutama terhadap Amerika Serikat dan Israel. Hubungan yang kerap memanas dengan kedua negara tersebut turut membentuk dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah selama bertahun-tahun.
Sementara itu, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyampaikan pernyataan resmi yang menegaskan komitmen mereka untuk menjaga stabilitas nasional. Garda Revolusi juga memastikan seluruh elemen pertahanan negara dalam kondisi siaga.
Proses Suksesi
Seiring wafatnya Khamenei, perhatian kini tertuju pada proses penunjukan pemimpin tertinggi berikutnya. Berdasarkan konstitusi Iran, pemilihan dilakukan oleh Majelis Ahli, lembaga ulama yang memiliki kewenangan memilih dan mengawasi Pemimpin Tertinggi.
Pengamat menilai proses suksesi ini akan menjadi momen krusial bagi arah politik Iran ke depan, baik dalam kebijakan domestik maupun hubungan internasional. Stabilitas internal serta respons kawasan akan sangat dipengaruhi oleh figur yang terpilih nantinya.
Di berbagai kota besar Iran, masyarakat mulai memadati masjid dan alun-alun untuk mengikuti doa bersama. Pemerintah juga mengimbau rakyat menjaga ketertiban dan persatuan nasional selama masa duka berlangsung.
Wafatnya Khamenei menandai berakhirnya satu era penting dalam sejarah politik modern Iran, sekaligus membuka babak baru yang berpotensi menentukan masa depan negara tersebut di tengah dinamika global yang terus berubah.(Rosa)
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized23 jam yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
