Uncategorized
Peringatan HAN 2026, Tujuh Anak Binaan LPKA Terima Remisi
Wonosari,(pidjar.com)– Momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi angin segar bagi tujuh Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Yogyakarta yang berada di Baleharjo, Wonosari. Pasalnya para anak binaan yang tengah menjalani masa pertanggung jawaban hukum tersebut memperoleh Pengurangan Masa Pidana (PMP) sebagai bentuk apresiasi atas perubahan perilaku dan kesungguhan mengikuti program pembinaan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Permasyarakatan DIY, Muhammad Ali Syeh Banna mengatakan, pada momentum peringatan hari anak ini pihaknya menyerabkan SK PMp kepada 7 anak binaan yang berada di LPKA Kelas II Yogyakarta mengacu pada SK yang telah ditetapkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.
Dari jumlah tersebut, lima Anak Binaan memperoleh pengurangan masa pidana selama satu bulan. Sementara dua Anak Binaan lainnya mendapatkan pengurangan masa pidana selama dua bulan.
“Pada momentum peringatan Hari anak ini kami berikan SK remisi, ini merupakan bentuk pemenuhan hak anak,” kata Muhammad Ali Syeh Banna.
Ia menambahkan, PMP merupakan bentuk apresiasi negara terhadap Anak Binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif, mengikuti program pembinaan dengan baik, serta memiliki komitmen untuk memperbaiki diri.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pengurangan masa pidana bukanlah akhir dari proses pembinaan.
“Pengurangan Masa Pidana bukan merupakan akhir dari proses pembinaan, tetapi menjadi kesempatan bagi Anak Binaan untuk membuktikan perubahan diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” jelasnya.
Pada peringatan hari anak kali ini, LPKA mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Tema ini menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pendidikan, serta kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang. Hal tersebut juga berlaku bagi anak yang berhadapan dengan hukum maupun Anak Binaan yang sedang menjalani proses pembinaan.
“Anak Binaan juga memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan yang berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak, sehingga mampu kembali menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan dapat diterima di tengah masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, juga diadakan temu orang tua dengan anak binaan di LPKA kelas II Yogyakarta. Selain itu ada pertunjukan seni dan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh anak yang tengah menghadapi hukum tersebut.
“Di dalam ini (LPKA) ada banyak kegiatan pelatihan, pembelajaran dan lainnya. Hak-hak mereka untuk bermain dengan sesama, belajar sekolah tetap terpenuhi. Justru skill mereka terus diasah,” tandasnya.
Ia berpesan kepada seluruh Anak Binaan agar terus belajar, beribadah, menjaga kedisiplinan, serta mengembangkan potensi diri. Anak Binaan juga diminta tidak menyerah terhadap keadaan dan terus berusaha meraih masa depan yang lebih baik.
“Butuh dukungan dari orang tua, lingkungan dan lainnya agar mereka kedepannya dapat bangkit dan tidak mengulangi kesalahan yang telah dilakukan,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
