Uncategorized
Gunungkidul Masih Kejar Target IPM RPJMD, Bupati Endah Minta OPD Kerja Berbasis Data
Wonosari, (pidjar.com)- Pemerintah Kabupaten Gunungkidul masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengejar target Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2026. Hingga saat ini, capaian IPM baru berada di angka 73,13 atau masih terpaut satu poin dari target 74,13 yang ditetapkan pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah Gunungkidul Sri Suhartanta mengatakan peningkatan IPM menjadi salah satu fokus utama dalam sinkronisasi indikator makro ekonomi yang dilakukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan organisasi perangkat daerah (OPD). Sinkronisasi tersebut dilakukan agar kebijakan pembangunan disusun berdasarkan data yang sama dan tepat sasaran.
“Ada enam aspek data makro utama yang menjadi fokus evaluasi dari total 21 Indikator Kinerja Utama (IKU) RPJMD,” kata Sri Suhartanta, Rabu (22/7/2026).
Enam indikator tersebut meliputi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat kemiskinan, rasio gini, laju pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, dan inflasi.
Sri menyebut sejumlah indikator sebenarnya telah menunjukkan hasil positif. Pertumbuhan ekonomi Gunungkidul pada 2025 mencapai 5,47 persen atau telah memenuhi target optimistis RPJMD 2026. Sementara itu, angka kemiskinan berada di level 14,15 persen dan rasio gini sebesar 0,33 yang menandakan ketimpangan pendapatan semakin membaik.
Meski demikian, menurutnya, peningkatan kualitas pembangunan manusia masih membutuhkan kerja keras seluruh perangkat daerah agar target IPM 2026 dapat tercapai.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan setiap kebijakan pemerintah harus berpijak pada data yang akurat dan mutakhir, bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi.
“Data harus menjadi dasar pengambilan keputusan,” tegas Endah.
Ia juga menyoroti masih adanya keterlambatan pembaruan data oleh sejumlah OPD yang dinilai berpotensi menghambat penyusunan kebijakan pembangunan.
Selain meminta seluruh OPD meninggalkan ego sektoral, Endah menginstruksikan agar seluruh program diselaraskan dengan tujuh Quick Wins Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Bahkan, ia akan menjadwalkan paparan khusus dari masing-masing kepala OPD untuk mengulas kontribusi setiap perangkat daerah terhadap enam indikator makro, termasuk peningkatan IPM.
“Saya harap program yang disusun ke depan berbasis data, memiliki target terukur, lokasi intervensi yang jelas, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gunungkidul,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Gunungkidul Agus Haranto mengatakan penguatan kolaborasi data sektoral menjadi kunci agar evaluasi pembangunan dapat dilakukan lebih cepat dan akurat. BPS berharap data dari seluruh OPD dapat terintegrasi dalam sistem sehingga proses rekonsiliasi data setiap triwulan tidak lagi bergantung pada proses administrasi yang panjang.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
