Uncategorized
Tiga OPD Gunungkidul Paling Terdampak Kenaikan Harga BBM; Dishub, DLH hingga Dispusip
Wonosari, (pidjar.com)- Kenaikan harga BBM non-subsidi, khususnya Pertamax, mulai membebani anggaran operasional Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) menjadi tiga organisasi perangkat daerah (OPD) yang paling terdampak karena mengoperasikan armada layanan publik setiap hari.
Pemerintah kabupaten memperkirakan membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp 1,2 miliar untuk menutup lonjakan biaya bahan bakar agar layanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul Putro Sapto Wahono mengatakan kenaikan harga Pertamax berdampak langsung pada belanja operasional kendaraan dinas di berbagai OPD. Hal ini lantaran pada anggaran sebelumnya, harga Pertamax masih diasumsikan pada anggaran lama.
“Yang paling terdampak itu Dishub, DLH, dan Dispusip karena kendaraan operasionalnya cukup banyak,” kata Putro saat dihubungi, Kamis (23/7/2026).
Menurut Putro, kenaikan harga BBM mempengaruhi operasional berbagai jenis kendaraan milik pemerintah daerah. Mulai dari kendaraan dinas jabatan, kendaraan operasional, bus sekolah, mobil perpustakaan keliling, hingga alat berat berupa backhoe yang digunakan untuk mendukung pengelolaan sampah.

Berdasarkan perhitungan sementara, tambahan kebutuhan anggaran BBM diperkirakan mencapai sekitar Rp 1,2 miliar.
Ia menjelaskan, dampak kenaikan harga Pertamax maupun solar non subsidi tidak hanya dirasakan pada operasional bus sekolah yang sebelumnya juga membutuhkan tambahan anggaran. Seluruh kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Gunungkidul ikut terdampak sehingga kebutuhan belanja operasional harus disesuaikan.
“Sudah dibahas dan ada rencana menambah anggaran BBM karena Pertamax juga ikut naik. Tapi, untuk nominalnya masih dibahas karena data belum dikompilasi semua,” ujarnya.
Saat ini BKAD masih mengumpulkan data kebutuhan tambahan anggaran BBM dari masing-masing OPD. Setelah seluruh usulan masuk, pemerintah baru akan menghitung besaran anggaran yang akan diajukan dalam APBD Perubahan.
Tambahan anggaran tersebut diharapkan dapat menjaga operasional berbagai layanan publik, seperti bus sekolah gratis, pengangkutan sampah, perpustakaan keliling, hingga mobilitas kendaraan operasional pemerintah agar tidak terganggu akibat kenaikan harga BBM.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Gunungkidul Sri Suhartanta sebelumnya mengatakan kenaikan harga BBM berdampak terhadap kebutuhan anggaran operasional kendaraan dinas di seluruh OPD.
Namun, menurut dia, terdapat sejumlah kendaraan layanan darurat yang tetap diprioritaskan.
“Yang dikecualikan adalah mobil ambulans, pengangkut sampah, dan pemadam kebakaran,” kata Sri.
Ia mengatakan, saat ini masing-masing OPD masih menghitung tambahan kebutuhan anggaran operasional kendaraan dinas. Hasil perhitungan tersebut nantinya akan menjadi dasar pengajuan tambahan anggaran dalam pembahasan APBD Perubahan.
“Masih dihitung di masing-masing OPD. Nanti saat pembahasan APBD Perubahan, kami ajukan tambahan anggaran untuk operasional mobil dinas,” ujarnya.
Khusus untuk operasional bus sekolah, Pemkab Gunungkidul telah mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat agar armada tersebut diizinkan menggunakan solar subsidi. Namun hingga kini, usulan tersebut belum mendapatkan jawaban.
Menurut Sri, bus sekolah dan bus layanan wisata edukasi menuju perpustakaan merupakan layanan publik gratis yang membutuhkan dukungan anggaran operasional agar tetap bisa melayani masyarakat.
“Tidak hanya bus sekolah, tapi juga bus layanan wisata edukasi ke perpustakaan. Kedua layanan ini diharapkan bisa menggunakan solar,” katanya.
-
Uncategorized3 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized1 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized1 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Pemerintahan4 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
