Pemerintahan
PORDA 2025, Pemkab Gunungkidul Mulai Berbenah Fasilitas Olahraga
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY akan diselenggarakan pada tahun 2025 mendatang. Kabupaten Gunungkidul akan menjadi tuan rumah dalam ajang bergengsi tersebut. Saat ini, pemerintah telah mulai menggelontorkan anggaran untuk persiapan dan berbenah fasilutas olahraga yang ada.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan KONI Gunungkidul, pengda, dan beberapa instansi lainnya untuk melakukan persiapan. Anggaran miliaran rupiah digelontorkan pemerintah untuk perbaikan beberapa venue yang akan digunakan oleh para atlet.
Ia menyebut, diantaranya Stadion Handayani akan dilakukan perbaikan baik dari lapangannya, perbaikan drainase, lintasan lari, dan tribunnya. Untuk perbaikan stadion di tahun 2024 ini sebesar Rp 7,3 miliar. Lapangan voli pasir yang berada di kompleks Taman Kuliner juga dilakukan finishing pada tribunnya.
Kemudian lokasi untuk cabor Panjat Tebing yang direncanakan di SMA 2 Playen juga akan dilakukan perbaikan track border dan beberapa komponen lainnya, lapangan tenis yang dimiliki Gunungkidul juha akan dilakukan perbaikan kamar mandi dan beberapa titik lainnya.
“Gedung Kesenian akan digunakan untuk cabor Peng Tang Kue, kami lakukan pembenahan disana termasuk dengan area parkirnya,” kata Supriyanto, Jumat (19/04/2024).

“Untuk finalisasi lokasi masih kami koordinasikan, ada beberapa yang kami usahakan untuk tetap diselenggarakan di Gunungkidul yaitu menembak dan renang di lingkungan Kodim 0730 Gunungkidul dan sepatu roda di Lanud Gading atau Pasar Sapi atau sepanjang Jalan Barat Pemkab,” imbuh Supriyanto.
Ia mengungkapkan ada cabor yang tidak bisa diselenggarakan di Gunungkidul, sebab tidak memiliki lokasi yang pas, diantaranya yaitu cabor dayung, berkuda, golf, dan berkuda. Sehingga pihaknya harus menggunakan venue di kabupaten lain yang memiliki tempatnya.
“Seperti berkuda, nanti akan dilakukan di lintasan yang ada di Kabupaten Bantul. Kemudian dayung itu nanti di Kulonprogo,” tandas dia.
Selain persiapan infrastruktur, pihaknya juga telah melakukan persiapan dan pemantapan pada para atlet. Pihaknya telah menghibahkan anggaran 2,9 miliar untuk pemantapan para atlet. Untuk perbaikan fasilitas peralatan, Pemkab Gunungkidul menggelontor anggaran sekitar Rp 20 miliar.
“Persiapan dan pemantapan (training) atlet juga dilakukan setahun ini, tapi itu yang mengampu KONI. Nanti Pemkab juga menyiapkan reward untuk atlet Gunungkidul yang berhasil mendulang medali,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
