Sosial
Remisi Idulfitri 1447 H, Sebanyak 1.381 WBP di DIY Terima Pengurangan Hukuman, 17 Langsung Bebas
Jogja,(pidjar.com)– Sebanyak 1.381 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta menerima Remisi Khusus Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M. Pemberian remisi ini merupakan bentuk apresiasi negara atas perilaku baik serta keaktifan WBP dalam mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.
Dari total tersebut, terdiri atas 1.365 narapidana dan 16 anak binaan. Berdasarkan jenisnya, remisi yang diberikan meliputi Remisi Khusus I (tidak langsung bebas) sebanyak 1.369 narapidana dan 16 anak binaan, serta Remisi Khusus II (langsung bebas) sebanyak 17 narapidana.
Penerima remisi tersebar di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di DIY, antara lain:
• Lapas Narkotika Kelas IIA Yogyakarta: 344 narapidana

• Lapas Kelas IIA Yogyakarta: 413 narapidana
• Lapas Kelas IIB Sleman: 178 narapidana
• Lapas Perempuan Kelas IIB Yogyakarta: 109 narapidana
• Lapas Kelas IIB Wonosari: 124 narapidana
• Rutan Kelas IIB Bantul: 72 narapidana
• Rutan Kelas IIA Yogyakarta: 80 narapidana
• Rutan Kelas IIB Wates: 42 narapidana
• LPKA Kelas II Yogyakarta: 19 orang (3 narapidana dan 16 anak binaan)
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan DIY, Lili, menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) remisi secara simbolis di Lapas Kelas IIA Yogyakarta. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa remisi merupakan bagian dari sistem pembinaan yang bertujuan mendorong perubahan perilaku WBP.
Membacakan amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Lili menyampaikan bahwa remisi Idulfitri merupakan “hadiah atas kemenangan” bagi WBP yang telah menunjukkan perbaikan diri, khususnya selama bulan Ramadan.
“Remisi ini merupakan apresiasi negara kepada narapidana dan anak binaan atas perubahan positif selama menjalani masa pidana. Kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri hingga kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Secara khusus di Lapas Kelas IIA Yogyakarta, sebanyak 413 WBP menerima remisi. Kepala Lapas Yogyakarta, Marjiyanto, menyebutkan bahwa tiga orang di antaranya langsung bebas pada hari pemberian remisi.
“Hari ini ada simbolisasi penyerahan remisi oleh Ibu Kakanwil. Di Lapas Kelas IIA Yogyakarta ada tiga orang yang langsung bebas,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa remisi diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan, seperti menjalani pidana minimal enam bulan, berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, serta menunjukkan penurunan tingkat risiko, sesuai Keputusan Presiden Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi.
Salah satu WBP yang langsung bebas, AB, mengaku bersyukur atas kesempatan tersebut dan berkomitmen untuk memulai kehidupan baru.
“Alhamdulillah, saya senang sekali. Setelah ini saya ingin pulang, bertemu keluarga, dan menata hidup kembali dari nol,” ungkapnya.
Pemberian remisi Idulfitri ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh WBP untuk terus memperbaiki diri serta kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat. (Rosa)
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized16 jam yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized5 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized7 hari yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
