Hukum
Resahkan Warga dan Bacok Kendaraan, Seorang Pemuda Diamankan
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– LP (28) warga Kota ayogyakarta saat ini harus berurusan dengan hukum di Polsek Ponjong. Pasalnya pemuda tersebut meresahkan warga di daerah karena melakukan pengancaman hingga pembacokan kendaraan warga pada Kamis (20/06/2024).
Kapolsek Ponjong, Kompol Hendra Prastawa mengatakan, Kamis pagi tadi, LP berjalan dari Sawahan membawa sebuah pisau saat di sekitar ladang-ladang, ia bertemu dengan warga sekitar yang tengah beraktivitas pertanian. LP langsung meminta sebuah sabit milik petani tersebut.
Petani yang ketakutan karena pemuda ini membawa sebilah pisau, kemudian menyerahkan sabitnya ke pemuda yang tidak ia kenal itu. Setelah mendapatkan sabit, LP kemudian melanjutkan perjalanannya dengan jalan kaki. Di tengah jalan ia bertemu kembali dengan seorang pria yang berkendara sepeda motor hendak ke ladang dan menghentikan untuk diboceng.
Namun setelah hendak diturunkan di pinggir jalan oleh pria itu, LP justru tidak mau dan mengancam pemilik kendaraan menggunakan sabit dan pisau yang dibawa. Karena merasa ketakutan, ia menuruti untuk mengantarkan LP. Beberapa meter perjalanan, terdapat warga yang cukup ramai tengah beraktifitas, pria pemilik kendaraan tersebut berinisiatif menjatuhkan kendaraannya dan pemilik lari untuk menghindar dari LP.
Warga yang melihat kejadian ini kemudian mendatangi LP namun LP kemudian melarikan diri dan dikejar oleh warga.

“Ada ramai-ramai itu pak Suyanto sedang melintas kemudian berhenti untuk memecah keruihan warga dengan LP, namun Pak Suyanto justru menjadi sasaran pemuda tak dikenal tersebut,” papar Kapolsek.
Sebilah sabit yang dibawa justru diayunkan ke arah Suyanto. Beruntung ia berhasil menghindar sehingga bacokan sabit tersehut tak mengenai dirinya dan hanya mengenai sepeda motornya saja.
Emosi warga pun semakin memuncak melihat apa yang dilakukan oleh LP. Tanpa basa basi warga kemudian mengeroyok pemuda tersebut dan melaporkannya ke Polsek Ponjong. Pemuda yang diketahui baru beberapa hari tinggal di rumah nenek kakeknya di Kalurahan Sawahan tersebut kemudian digiring ke Mapolsek Ponjong.
Proses pemeriksaan kemudian dilakukan terhadap pelaku ini, namun ia justru tak kooperatif dalam menjawab sejumlah pertanyaan dari penyidik.
“Jawabnya lupa, lupa, dan sulit diajak komunikasi. Sehingga kami belum mengetahui apa motifnya,” sambung dia.
Disinggung mengenai pengaruh alkohol dan motif pelaku, Hendra belum bisa memastikannya. Sebab pelaku masih bungkam, pemeriksaan sementara yang bersangkutan tidak dalam pengaruh alkohol.
“Kalau untuk pengaruh alkohol sepertinya tidak, nah kalau obat-obatan atau narkoba ini masih kami dalami. Kami sudah koordinasi dengan Satresnarkoba untuk pemeriksaan dan pengecekan,” tandas Kapolsek.
“Prosesnya (hukum) tentu tetap lanjut ya. Karena ada unsur pidana baik pengancaman, perampasan, dan pengrusakan. Ini kami sedang mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi termasuk data-data di lapangan,” pungkas Kapolsek.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
