Pemerintahan
Ribuan Siswa SD Akan Diimuniasi Massal Mulai Agustus, Apa Saja Yang Disuntikkan?
Wonosari,(pidjar.com)– Bulan imunisasi bagi anak sekolah yang menjadi agenda rutin pemerintah untuk memberikan sejumlah vaksin akan segera dimulai. Pada awal Agustus besok, petugas dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas akan turun ke sekolah-sekolah guna memberikan imunisasi bagi siswa.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, dr. Wanda Abrar mengatakan, pelaksanaan BIAS tahun ini menjadi perhatian khusus karena untuk pertama kalinya imunisasi Human Papillomavirus (HPV) diberikan kepada siswa laki-laki dan perempuan kelas 5 SD di wilayah DIY.
“Mulai 1 Agustus 2026 kami akan melaksanakan BIAS di seluruh wilayah kerja puskesmas dengan jadwal yang berbeda-beda. Sasaran program ini adalah anak-anak usia sekolah untuk melindungi mereka dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi,” ujar Wanda, Jumat (31/7/2026).
Ia menjelaskan sasaran BIAS 2026 di Kabupaten Gunungkidul meliputi 8.269 siswa kelas 1 SD yang akan menerima imunisasi MR (Campak Rubella), 8.470 siswa kelas 2 SD untuk imunisasi Td (Tetanus Difteri), serta 8.901 siswa kelas 5 SD yang akan mendapatkan imunisasi HPV dosis pertama.
Selain itu, imunisasi HPV kejar juga akan diberikan kepada siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP yang belum pernah memperoleh vaksin HPV, dengan menggunakan basis data sasaran tahun 2022 yang belum tersasar.
Menurut Wanda, perluasan pemberian vaksin HPV kepada anak laki-laki merupakan kebijakan baru yang sedang diterapkan sebagai pilot project di Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jakarta.
“Selama ini vaksin HPV identik untuk perempuan karena bertujuan mencegah kanker serviks. Namun laki-laki juga memiliki risiko penyakit akibat infeksi HPV, seperti kanker anus, kutil kelamin, dan beberapa jenis kanker lainnya. Karena itu tahun ini anak laki-laki juga menjadi sasaran imunisasi HPV,” jelasnya.
Pelaksanaan BIAS tidak hanya berlangsung pada Agustus. Pada November 2026, Dinas Kesehatan kembali akan menggelar imunisasi DT bagi siswa kelas 1 SD dan imunisasi Td bagi siswa kelas 5 SD.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, cakupan imunisasi di Kabupaten Gunungkidul selama ini tergolong tinggi dan stabil, berada pada kisaran 97–98 persen. Meski demikian, target belum dapat mencapai 100 persen karena masih terdapat sebagian orang tua yang menolak imunisasi.
Penolakan tersebut umumnya dipengaruhi oleh keyakinan tertentu atau pemahaman yang berbeda mengenai vaksinasi oleh orang tua siswa.
Untuk meningkatkan cakupan imunisasi, Dinas Kesehatan bersama petugas puskesmas melakukan pendekatan komunikasi secara langsung kepada masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh adalah kunjungan ke rumah atau door to door untuk memberikan edukasi dan membangun pemahaman kepada keluarga.
“Harapan kami seluruh anak sasaran dapat memperoleh imunisasi, tidak ada penolakan, dan tidak terjadi kejadian luar biasa penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” tandas Wanda.
-
Uncategorized7 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized21 jam yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
