Pemerintahan
Angka Kematian Covid19 di Gunungkidul Masih Tinggi
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Penambahan kasus penularan covid19 di Gunungkidul pada Selasa (17/08/2021) tercatat sebagai penularan terendah selama penerapan PPKM Darurat berlevel di Gunungkidul. Menurut data Dinas Kesehatan Gunungkidul, hanya terjadi penambahan sebanyak 38 kasus covid19 aktif pada Selasa kemarin. Sementara untuk tingkat kesembuhan sendiri juga mencapai ratusan orang.
Meskipun demikian, di tengah situasi yang mulai kondusif ini, angka kematian pasien covid19 di Gunungkidul masih tergolong tinggi. Pada hari yang sama, tercatat 10 pasien covid19 yang meninggal dunia. Hal ini merupakan pekerjaan rumah yang cukup besar bagi jajaran Satgas Covid19 Gunungkidul.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengungkapkan, sejak beberapa hari terakhir ini, kasus penularan harian terus menunjukkan penurunan. Namun begitu, ia tetap mengingatkan bahwa penularan covid19 di Gunungkidul ini masih bersifat fluktuatif. Jika masyarakat terlena, maka nantinya trend ini diyakini akan kembali menaik.
“Kuncinya adalah bersama-sama untuk menerapkan protokol kesehatan dan melakukan vaksin agar tingkat penularan bisa terus ditekan,” terang Dewi, Rabu (18/08/2021) siang.
Tingkat kesembuhan pasien covid19 masih konsisten di atas 100 orang per harinya. Pada hari Selasa (17/08/2021) kemarin, tercatat 106 pasien yang sembuh. Lebih lanjut ia memaparkan, untuk Gunungkidul sendiri saat ini ada kasus aktif covid19 sebanyak 1.356 kasus. Angka tersebut mengalami penurunan sebanyak 68 pasien daripada hari sebelumnya yang tercatat 1.424 kasus aktif.
“Penambahan 38 kasus baru sudah diarahkan untuk menjalani perawatan dan isolasi mandiri,” sambungnya.
Meski demikian, Dewi mengakui bahwa angka pasien covid19 yang meninggal dunia sendiri masih tinggi. Hal ini tentunya menjadikan pekerjaan tersendiri dalam penanganan covid19. Sejumlah faktor diduga menjadi penyebab masih terus tingginya angka kematian pasien covid19 di Gunungkidul. Misalnya saja enggannya masyarakat memeriksakan diri ataupun keluarga yang mengalami gejala covid19.
Seperti yang terjadi pada beberapa waktu terakhir ini. Seringkali pasien dibawa ke rumah sakit sudah dalam kondisi lemah. Sehingga kemudian, penanganan yang diberikan tak mampu menolong pasien tersebut. Selain itu, mayoritas kasus pasien covid19 meninggal dunia adalah karena adanya penyakit penyerta (komorbid).
“Dapat dibilang pasien dalam keadaan sakit berat terlambat untuk dibawa ke rumah sakit. Kemudian dirawat beberapa waktu lalu meninggal. Selain itu juga ada yang dirawat selama beberapa hari di rumah sakit, tapi meninggal dunia karena memiliki komorbid,” ulas Dewi.
Secara keseluruhan, selama masa pandemi ini, 924 warga Gunungkidul meninggal dunia lantaran covid19. Sedangkan pasien yang sembuh mencapai 14.141 orang atau 86,11% untuk keseluruhannya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
