Pariwisata
Sempat Mangkrak 6 Tahun, Laguna Pengklik Bantul Sekarang Punya Wahana Kano
Jogja, (pidjar.com) — Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul terus melakukan berbagai upaya untuk menghidupkan kembali destinasi wisata yang ada di wilayahnya. Hal ini sebagai wujud nyata adanya pemerataan kunjungan wisatawan. Salah satunya, wisata Laguna Pengklik yang lokasinya berada di sisi timur Pantai Samas, Srigading, Sanden, Kabupaten Bantul.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Yuli Hernadi mengatakan, wisata Laguna Pengklik itu sempat mengalami mangkrak selama hampir 6 tahun.
Namun, sejak mendapatkan alokasi dana istimewa (danais), perlahan destinasi ini mulai bangkit dan didorong eksistensinya agar senantiasa ramai didatangi wisatawan apalagi sejak dihadirkannya wahana kano.
“Kami berangan-angan bagaimana mengembangkan atau mengembalikan kejayaan (wilayah) Samas dulu itu seperti apa. Salah satunya wisata Laguna Pengklik ini,” ujar Yuli Hernadi, Rabu (23/7/2024).

Ketua Desa Wisata Alam Budaya Edukasi Tegalrejo – Tegalsari, Rizal Archa Madhani mengungkapkan, wisata kano di Laguna Pengklik ini bermula dari melihat Laguna Depok yang ramai dengan berbagai wahana, salah satunya jetski. Ia mengaku terinspirasi dari situ dan beberapa waktu lalu. Kemudian ia dan pemuda lainnya mulai membersihkan Laguna Pengklik untuk dijadikan destinasi wisata baru.
“Terkait anggaran untuk perbaikan itupun berasal dari Kalurahan Srigading. Begitu pula untuk pengadaan kano, semua itu dari Pemerintah Kalurahan, ” ungkapnya.
Reza menyebut, untuk pelatihan keselamatan juga diberikan kepada pengelola wisata kano Laguna Pengklik. Sebab wisata dengan wahana air itu, keselamatan bagi wisatawan menjadi yang utama. Oleh karena itu pemandu wisata kano dibekali pelatihan keselamatan.
“Untuk keamanan terjamin aman karena disini kita sudah briefing dengan SAR dan POS TNI AL Samas,” jelasnya.
Rizal menyakini, Laguna Pengklik sangat menjanjikan kedepannya dan dapat bersaing dengan destinasi wisata lain yang ada disekitarnya. Dalam hal pengembangannya pun, ada perbedaan wahana yang ditonjolkan untuk wisatawan.
“Nantinya mereka bisa menyusuri aliran Sungai Winongo Kecil dan Sungai Opak dengan kano sembari menikmati pemandangan hutan mangrove. Kita menawarkan spot spot disini, jadi spotnya ada pohon pandan, mangrove, bagus viewnya apabila ingin mengabadikan momen,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi B DPRD DIY, Suwardi menyambut baik aktifnya kembali destinasi wisata Laguna Pengklik. Harapannya, ada pengembangan lebih lanjut untuk mendatangkan wisatawan lebih banyak lagi ke wilayah tersebut.
“Dinas pariwisata Bantul juga bersama-sama punya semangat dengan kami nanti guyub bareng, kita mikir untuk mempromosikan kawasan wisata ini. Kita adakan event tertentu atau kegiatan dan akhirnya kawasan yang ada di wisata ini,” pungkasnya.(Ken).
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
