Peristiwa
Strawberry Moon Muncul, BMKG Ingatkan Potensi Pasang Laut di Pantai Gunungkidul
Wonosari, (pidjar.com)- Fenomena Bulan Purnama atau Strawberry Moon yang terjadi pada Selasa (30/6/2026) tak hanya menjadi peristiwa astronomi yang menarik perhatian. Di balik keindahannya, fase bulan tersebut juga membawa potensi peningkatan pasang air laut yang perlu diwaspadai wisatawan, terutama yang tengah menghabiskan libur sekolah di kawasan pantai selatan Gunungkidul.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat fase Bulan Purnama terjadi pada pukul 06.56 WIB dengan jarak Bumi dan Bulan sekitar 405.251 kilometer. Kondisi ini dikenal sebagai Purnama Apogee atau Mini Full Moon, yakni saat Bulan berada pada titik yang relatif lebih jauh dari Bumi.
Meski ukuran Bulan yang tampak di langit sedikit lebih kecil dibanding purnama biasanya, BMKG mengingatkan bahwa fase purnama tetap memengaruhi pasang surut air laut. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut yang dapat memicu banjir pesisir (rob) sekaligus memengaruhi karakter gelombang di wilayah pantai selatan.
Peringatan tersebut menjadi perhatian serius mengingat ribuan wisatawan diperkirakan memadati destinasi wisata pantai di Kabupaten Gunungkidul selama musim libur sekolah.
Sekretaris SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto, mengatakan pihaknya telah meningkatkan pengawasan di seluruh kawasan pantai yang menjadi tujuan favorit wisatawan.

Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir tinggi gelombang di pesisir selatan menunjukkan peningkatan sehingga seluruh pengunjung diminta tidak mengabaikan peringatan petugas.
“Beberapa hari terakhir gelombang di pantai selatan cukup tinggi. Kami meminta seluruh wisatawan selalu waspada dan tidak bermain air terlalu ke tengah ataupun berada di area yang sudah dipasang tanda larangan,” kata Surisdiyanto, Selasa (30/6/2026).
Petugas SAR terus menyampaikan imbauan melalui pengeras suara dan patroli keliling agar wisatawan memahami potensi bahaya yang mengintai. Langkah itu dilakukan karena meningkatnya jumlah pengunjung selama libur sekolah juga diikuti meningkatnya risiko kecelakaan laut.
Peringatan tersebut bukan tanpa alasan. Pada Senin (29/6), sejumlah wisatawan di Pantai Kukup sempat tersapu ombak setelah berada terlalu dekat dengan bibir pantai. Beruntung, petugas SAR yang bersiaga dapat bergerak cepat sehingga seluruh korban berhasil diselamatkan.
Surisdiyanto menjelaskan karakter pantai selatan Gunungkidul yang langsung berhadapan dengan Samudra Hindia membuat gelombangnya sulit diprediksi. Ombak bisa tampak tenang dalam beberapa saat, namun tiba-tiba datang gelombang besar yang menghantam daratan.
Kondisi itu menjadi semakin berbahaya apabila wisatawan nekat berdiri di atas batu karang, bermain di area palung laut, atau mengabaikan instruksi petugas demi mendapatkan foto maupun konten media sosial.
“Kami mengimbau wisatawan selalu mematuhi arahan petugas, tidak melewati batas aman, mengawasi anak-anak, dan segera menjauh apabila melihat gelombang mulai meninggi,” ujarnya.
Dengan fenomena Bulan Purnama yang turut memengaruhi pasang surut air laut, wisatawan yang akan berkunjung ke Pantai Baron, Kukup, Krakal, Drini, Sepanjang hingga Indrayanti diimbau untuk terus memantau informasi cuaca resmi dari BMKG serta mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan.
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized1 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized1 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
