Pariwisata
Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata, Badan Otorita Borobudur Beri Pelatihan Hospitality
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Gunungkidul merupakan daerah yang sektor pariwisatanya tengah melejit beberapa tahun terakhir. Merespon hal tersebut, Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BOB) pun kemudian berupaya memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi hospitality di Gunungkidul agar kemampuan sumber daya manusianya siap dalam melayani dan mengembangkan bidang pariwisata.
Direktur Utama BOB, Agustin Perangin Angin mengatakan pelatihan dan sertifikasi terhadap para pelaku pariwisata penting dilakukan. Sebab mengacu pada beberapa hal, keterampilan pelaku wisata harus sesuai dengan standar keahlian yang berlaku.
Maka dari itu, BOB berupaya untuk meningkatkan kualitas SDM pelaku wisata di daerah agar mumpuni dan siap melayani dengan standar yang ada. Dijelaskan untuk saat imi ada 20 pelaku wisat dari 6 kapanewon du Kabupaten Gunungkidul yang mengikuti pelatihan dan sertifikasi ini
“Sebelumnya mereka sudah mengikuti proses rekrutmen dan seleksi hingga akhirnya terpilih jadi peserta. Betul ada 20 orang kali ini,” jelasnya di Hotel Santika Playen.
Pelatihan yang dilakukan meliputi bidang front office, housekeeping, serta food and beverage. Pelatihan berlangsung sekitar 3 bulan, termasuk penempatan dalam bentuk magang.Pelatihan ini diharapkan bisa membentuk pelaku wisata Gunungkidul yang handal dan terampil.
“Harapannya peningkatan minat itu bisa dirasakan dampaknya oleh warga Gunungkidul, namun mereka juga harus disiapkan kemampuannya,” kata Agustin.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Arya Nugrahadi mengatakan, pelatihan ini akan membuka lebih banyak kesempatan warga Gunungkidul di sektor wisata. Pihaknya pun menyambut dengan baik atas kerjasama yang dijalin dengan BOB tersebut.
“Terutama bagi pelaku wisata, dengan adanya peningkatan kemampuan maka kesempatan memilki pendapatan tambahan semakin besar,” ujar Aria.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata DIY, Fitri Dyah Wahyuni mengatakan keahlian pelaku wisata di bidang hospitality akan menjamin kenyamanan wisatawan. Itu sebabnya, peningkatan keahlian lewat pelatihan dan sertifikasi menjadi hal yang penting.
“Gunungkidul dikenal dengan beragam wisata yang komplit kunjungan wisatawan seiring dengan waktu semskin meningkat maka dari itu perlu peningkatan kualitas SDM,” tutup Fitri.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
