Info Ringan
Tujuh Penjara Di Dunia dengan Peraturan Unik
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebagai tempat bermalamnya para tahanan, penjara tentu punya aturan yang harus dipatuhi semua penghuninya. Nah, di bawah ini YuKepo akan membahas tentang tujuh penjara di dunia yang memiliki peraturan paling aneh dan unik. Ada yang sel penjaranya harus beli, sampai kabur dari penjara juga sah-sah saja. Penasaran? Berikut lansiran dari huffingtonpost.com!
Baca Buku Bisa Bebas Penjara
Masa sih? Iya. Ini terjadi di negara Brazil. Masa penahanan Anda bisa dipotong 4 hari per buku yang Anda baca. Aturan ini berlaku jika Anda membaca buku dan menulis ulasannya. Dalam setahun maksimal pengurangan masa tahanan adalah 48 hari. Kalau rajin baca buku, Anda bisa keluar hotel prodeo lebih cepat dari seharusnya.
Masuk Penjara Harus Bayar Sewa
Di penjara San Pedro, Bolivia, kalau punya uang antara 1,000 hingga 1,500 USD, Anda bisa menikmati sel dengan kamar mandi dalam, dapur, TV kabel, dan water-heater. Ditambah fasilitas tambahan di lapasberupa meja billiard, poker, catur, video games, pasar, kantin, restoran, hotel, bengkel, dan lainnya. Konon keluarga, teman, atau mungkin pacar bisa keluar masuk penjara dan bahkan boleh menginap.

Dihibur Stripper
Sebuah penjara yang punya julukan Sun City di Johannesburg, Afrika Selatan, ini menghebohkan jagad maya karena video penari berpakaian minim menghibur para napi tersebar luas. Selidik punya selidik, ini ternyata ada kongkalikong antara narapidana dan pejabat penjara. Sang penari juga membantah kalau dia seorang stripper, melainkan seorang dancer profesional. Pejabat lapas juga menyampaikan jika Sun City rutin mengadakan acara rekreasi untuk tahanannya, tapi tidak pernah memanggil wanita seksi.
Tak Cuma Beras, Napi Juga Bisa Diimpor
Belanda sedang mencari tahanan untuk menempati penjara mereka. Lah kok gitu? Iya begitulah adanya karena penjara mereka sepi peminat. Sekitar lima tahun terakhir, kejahatan di Belanda menurun 0,9% dan itu mengakhibatkan beberapa penjara harus ditutup karena sipirnya menganggur. Untuk mengisi kekosongan sel penjara, Belanda “mengimpor” 250 napi dari Norwegia.
boleh Kabur
Di Jerman dan Austria, melarikan diri dari lapas ternyata legal. Ini bermula di tahun 1880 di mana para pakar hukum Jerman beranggapan jika setiap manusia punya naluri untuk mencari kebebasan. Maka, mereka memutuskan, jika kabur dari penjara itu diperbolehkan alias legal. Syaratnya, Anda tidak boleh merusak properti penjara dan jangan sampai tertangkap. Kalau tertangkap, Anda bisa dapat perlakuan yang lebih keras dari sebelumnya. Belajar dari serial Prison Break coba, siapa tahu berhasil ‘kan?
Penjara Rasa Resort Cuma Ada Di Norwegia
Penjara Bastoy hanya memiliki 5 orang sipir untuk menjaga tahanan khas pembunuhan, pemerkosaan, dan narkoba. Di sini juga tidak ada dinding berkawat, pagar listrik, dan anjing pelacak. Meski begitu, selama lebih dari 33 tahun penjara ini berdiri hanya ada satu saja upaya kabur. Bagaimana tidak, lapas ini punya fasilitas seperti tempat memancing, lapangan tenis, area berkuda, dan pantai untuk berjemur. Menu makan malamnya juga beraneka seafood segar. Para tahanan juga bebas memilih aktivitas sesuai keinginan mereka, ada yang bertani, berternak, memasak, belajar mesin, dan membuat kerajinan kayu. Mereka dididik untuk mampu bertanggung jawab pada diri sendiri.
Di Jepang, Napi Wajib Main Video Game
Peraturan ini dibuat bukan sembarang, lho. Usia narapidana di penjara Oita 21% berada di atas 65 tahun. Mereka memiliki risiko terkena berbagai gangguan psikologis karena harus mendekam di penjara meski usia sudah senja. Belum lagi beberapa sudah mulai mengalami kepikunan. Untuk itu, pejabat penjara Oita mewajibkan para napi mengikuti program khusus untuk memacu otak agar terhindar dari penyakit usia lansia. Program refreshing ini terdiri dari yoga, senam peregangan, dan ada Nintendo DS yang siap membantu mengasah otak. Alhasil, tahanan manula pun merasa aturan ini seru dan membuat kepala mereka terasa segar.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
