Pemerintahan
Tunggu Hasil Pemeriksaan Inspektorat, Dinas Siapkan Sanksi Untuk Desa Getas dan Songbanyu
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul mempersiapkan sanksi bagi Pemerintah Desa Getas, Kecamatan Playen dan Desa Song Banyu, Kecamatan Girisubo. Hal ini merupakan buntut dari temuan pelanggaran dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Satgas Dana Desa Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Meski begitu, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan oleh Inspektorat Pemkab Gunungkidul untuk memutuskan sanksi yang akan dijatuhkan kepada kedua desa tersebut.
Kepala DP3AKBPMD Gunungkidul, Sujoko memaparkan, hasil pemeriksaan inpektorat memang sangat penting. Rekomendasi maupun hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan dijadikan pertimbangan pihaknya dalam menjatuhkan sanksi terhadap Desa Getas dan Songbanyu.
“Tergantung hasil temuannya apa, yang paling berat untuk sanksi adalah dana desa di kedua desa tersebut tidak dicairkannya dana desa pada tahun anggaran 2018. Tapi sekali lagi, itu sanksi terberat,” papar Sujoko, Jumat (22/12/2017) siang.
Sujoko mengingatkan agar para perangkat desa agar tidak bermain-main dalam penggunaan maupun pertanggungjawaban dana desa. Selain pidana penjara yang menunggu, ketidaktaatan administrasi dalam hal pelaksanaan maupun pertanggungjawaban bisa berdampak pada pencairan dana desa.
“Seperti yang terjadi di Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu kemarin yang terlambat mengumpulkan laporan. Pencairan dana desa sempat tertahan,” lanjut dia.
Dinas sendiri menurut Sujoko telah membuat tim monitoring dan evaluasi (monev) khusus untuk melakukan evaluasi di Desa Getas dan Desa Songbanyu. Tim ini nantinya selain melakukan pemeriksaan juga akan memberikan pendampingan kepada perangkat di kedua desa itu agar kesalahan serupa tak kembali terulang.
Ia menambahkan, sebenarnya sosialisasi maupun pendampingan telah dilakukan dinas baik secara langsung maupun melalui tim pendamping dana desa yang diterjunkan hingga di tingkat desa.
“Tapi ya itu, berbeda desa kan berbeda karakter kepemimpinan maupun sumber daya manusianya,” ucapnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized23 jam yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
