Peristiwa
Gara-gara Jalur Tertutup Konvoi, Rombongan Club Motor dan Suporter Bola Tawuran di Jalur Wisata
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dua kelompok wisatawan terlibat bentrokan di tanjakan Baron-Kukup, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari pada Minggu (11/02/2018) sore. Diduga kericuhan sendiri terjadi lantaran kesalahpahaman antar kedua pihak. Masih belum diketahui apakah ada korban luka dalam bentrokan yang melibatkan klub motor dan suporter bola tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun, bentrokan tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Bermula ketika sekelompok remaja suporter bola berjalan beriringan dari arah pantai menuju arah Jogja usai berlibur di kawasan pantai selatan. Di belakang rombongan tersebut, juga melaju sebanyak 20 sepeda motor jenis Yamaha Vixion dari Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Kelompok club motor tersebut kemudian berusaha hendak mendahului rombongan supporter sepakbola yang berjumlah puluhan orang. Namun, usaha kelompok club motor tersebut selalu gagal lantaran rombongan suporter berkendara memenuhi badan jalan.
Sesampai di lokasi kejadian, kelompok club motor kembali berusaha mendahului rombongan supporter bola. Usaha ini kembali gagal lantaran jalur mendahului tersebut ditutup oleh sejumlah oknum kelompok suporter bola. Kesal dengan hal ini, anggota kelompok klub motor lantas mengeluarkan sumpah serapah dan juga mengklakson rombongan di depannya. Diduga tak terima dengan perlakuan tersebut, membuat para suporter bola tak terima hingga kemudian rebut-ribut pun terjadi.
Ketika dikonfirmasi pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kapolsek Tanjungsari, AKP Basuki Triyono membenarkan adanya bentrok antar kelompok wisatawan yang terjadi di wilayahnya. Saat kejadian tersebut, pihaknya yang mendapatkan laporan dari masyarakat langsung menerjunkan anggota guna mengamankan situasi. 6 anggota Polsek Tanjungsari yang sedang piket pun langsung meluncur menuju lokasi.

"Kita terjunkan anggota untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan yang semakin memanas," kata Basuki, Minggu petang.
Kedua kubu yang bertikai itu lantas digiring ke Mapolsek Tanjungsari. Polisi berupaya untuk mendamaikan kedua kelompok tersebut agar tidak terjadi konflik lanjutan yang lebih besar.
"Kita berupaya untuk melakukan mediasi," pungkas Kapolsek.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
