Peristiwa
Ditinggal Nonton TV, Api Mengamuk di 3 Kandang, Bakar Kambing dan Ayam
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rabu (09/05/2018) dinihari tadi, warga Padukuhan Mulusan RT 18 RW 04, Desa Mulusan, Kecamatan Paliyan dibuat gempar dengan adanya peristiwa kebakaran. Tiga bangunan kandang ludes di lalap si jago merah. Tak ada korban baik luka maupun jiwa dalam peristiwa yang mengakibatkan Waryanto (50), sang pemilik kandang merugi hingga jutaan rupiah tersebut.
Kapolsek Paliyan, AKP Samidi mengatakan kebakaran baru diketahui sekitar pukul 00.15 WIB. Saat itu, Wahyudi, tetangga korban, mendengar adanya suara layaknya kayu terbakar dari belakang rumah korban. Lantaran suara tersebut semakin membesar, Wahyudi yang curiga lantas berusaha mencari sumber suara tersebut.
"Saksi kemudian keluar rumah dan melihat api sudah membesar di kandang milik Waryanto," kata Samidi, Rabu pagi.
Sadar telah terjadi kebakaran, saksi kemudian berusaha membangunkan pemilik rumah yang tengah tertidur lelap. Keributan yang terjadi itu kemudian membuat warga setempat keluar dan berkumpul di sekitar lokasi kejadian. Dengan peralatan seadanya, sejumlah warga lantas berusaha melakukan pemadaman.
"Tapi api semakin membesar sehingga anggota Polsek dan Bhabinkamtibmas Mulusan kemudian memanggil petugas pemadam kebakaran," imbuh Samidi.
Tak berapa lama kemudian, sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi kemudian berusaha melakukan pemadaman. Baru sekitar pukul 01.15 WIB, berselang kurang lebih setengah jam dari kedatangan petugas pemadam kebakaran, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Dilanjutkan Samidi, dari hasil olah TKP yang dilakukan aparat kepolisian, kebakaran tersebut diduga terjadi setelah sebelumnya pemilik kandang menyalakan perapian dengan tujuan untuk menghangatkan ternak. Namun saat ditinggal tidur, ternyata api merembet dan kemudian membakar bangunan kandang.
"Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian materi saja. Satu ekor kambing dan satu ekor ayam serta tiga bangunan kandang ludes jadi arang," imbuh Kapolsek.
Samidi menghimbau kepada seluruh warga agar tidak meninggalkan api dalam kondisi menyala tanpa pengawasan. Terlebih saat malam hari ketika hendak ditinggal tidur.
"Pemilik kandang itu ketiduran saat nonton tv, jadi nggak bisa kontrol api yang ia nyalakan semula," pungkas dia.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
