Pariwisata
Menatap Sakralnya Momen Matahari Terbenam Dari Puncak Paralayang
Purwosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Menikmati sunset atau matahari terbenam dari atas bukit yang berada di tepi pantai memang memiliki sensasi tersendiri. Cahaya oranye yang berpadu dengan hamparan langit serta gelombang laut tentunya sangat indah dan membuat mata tak bosan untuk menatapnya. Pesona panoramanya yang memukau tak jarang akan membuatmu tercengang dan enggan beranjak. Tak hanya itu, warna lembayung yang menggelayut di langit menjanjikan pula spot foto dengan background alami nan indah. Anda pun pasti pernah berusaha mengabadikannya lewat lensa kamera. Panorama seperti apa yang selalu jadi favorit Anda? Panorama indah bersama mantan? Eh.
Berbicara tentang spot terbaik untuk menikmati matahari terbenam di kawasan pantai Jogja, tentu adalah Puncak Paralayang. Bukit yang terletak di kawasan Pantai Parangtritis, tepat berbatasan dengan Kecamatan Purwosari memang sudah tak asing lagi. Kaum muda Jogja tentunya sudah banyak yang mengetahui bahkan sudah foto-foto di destinasi romantis ini. Bagaimana tidak, dari atas puncak Paralayang, Anda bisa memandang hamparang laut luas secara dramatis. Hamparan pantai yang luas, gunung-gunung yang terlihat sangat dekat, serta hijaunya sawah dan pepohonan. Bahkan anda bisa menikmati cantiknya sunset romantis dari bukit ini. Begitu sakral.
Jika Anda memiliki rencana untuk mengunjungi Bukit Paralayang ini, maka Anda tidak perlu khawatir sebab karena lokasinya yang masih berada dalam satu kawasan dengan pantai yang sangat terkenal di Jogja ini yaitu Parangtritis. Beberapa fasilitas yang bisa Anda temui di kawasan objek wisata ini antara lain tempat parkir luas, kamar mandi, tempat ibadah, warung makan, dan juga penginapan di sekitarnya. Anda cukup membayar sekitar Rp.10.000,- saja untuk masuk ke spot indah ini. Tidak mahal,kan?
Jika anda ingin menikmati pemandangan sambil makan dan minum, ada lho warung yang menjual menu-menu sederhana. Biasanya menu yang ditawarkan ialah segelas teh panas dan pisang goreng. Sepasang menu romantis saat memandangi sunset. Harga pun terjangkau. Maklum, yang datang kebanyakan kalangan anak muda. Matahari terbenam di Puncak Paralayang adalah pemandangan suci. Jangan tinggalkan Jogja tanpa pernah mengunjungi tempat ini.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
