Sosial
Langkah Awal Ratusan Penjahit Wujudkan Mimpi Jadi Fashion Desainer
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Desaigner berbakat asal Yogyakarta, Wiwid Hosanna menggelar pelatihan pembuatan torso dress and patern, Minggu (08/12/2019) kemarin. Kegiatan ini diharapkan mampu menstimulasi pegiat fashion di Kabupaten Gunungkidul agar semakin meningkatkan kemampuan mereka.
Sedikitnya ada 102 peserta yang merupakan anggota dari Paseduluran Perancang Mode Gunungkidul (Perpamgi) yang menimba ilmu dari Wiwid. Mereka dengan segala daya upaya, dipaksa mampu menyelesaikan torso dress and pattern dalam waktu satu hari saja. Setelah menyelesaikan jenis torso dress and patern tersebut, pada sore harinya digelar pertunjukkan Fashion Show di area GK Steak & Resto, komplek GOR Siyono, Desa Logandeng, Kecamatan Playen.
Wiwid Hosanna saat ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com mengaku, para penjahit di Gunungkidul sebenarnya memiliki potensi kemampuan mendesain baju. Menurutnya, potensi yang ada sangat bisa diarahkan untuk menjelma menjadi fashion desaigner.
“Sasaran kami menyelenggarakan pelatihan ini memang untuk mengembangkan SDM yang diarahkan untuk membuat konsep. Sehingga dalam hal ini akan meningkatkan bargaining position mereka tentu saja,” ungkap Wiwid saat ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com, Minggu kemarin.
Lebih lanjut ia mengatakan, dengan potensi yang cukup besar tersebut, masalah yang ada adalah SDM yang ada di Kabupaten Gunungkidul belum terarahkan dengan baik. Jika diasah, tentu saja ada peluang bagi mereka untuk bertransformasi dari penjahit menjadi pengusaha di bidang fashion, atau fashion designer. Dengan bergelut di bidang fashion, pendapatan yang akan didapat tentunya jauh lebih besar.

“Mengapa mereka belum bisa maju, mereka tidak sedang tertidur, tapi penjahit di Gunungkidul belum tersadar bahwa mereka punya bakat,” ucap dia.
Ia pun mengapresiasi kegiatan workshop yang diinisiasi oleh desainer muda berbakat Gunungkidul, Didik Warsito. Pihaknya berharap, dengan kegiatan workshop ini mampu meningkatkan kepercayaan diri pegiat fashion.
“Kemampuan para penjahit ini nantinya bisa dikembangkan dan manfaatnya tentu mereka sendiri nanti yang bisa merasakan,” ucap Wiwid.

Sementara itu, Didik Warsito sebagai pegiat busana yang menginisiasi kegiatan One Day Workshop and Fashion Show Torso Dress and Pattern Magic ini menyatakan ingin meningkatkan kemampuan penjahit yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Ia sendiri mengakui, di Kabupaten Gunungkidul potensi fashion masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan kabupaten/kota yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Harapannya setelah workshop ini para pegiat fashion dan juga creator fashion mampu tergugah hatinya untuk membuat karya yang diperhitungkan hingga luar Gunungkidul. Sebenarnya sudah ada kok desainer Gunungkidul yang berprestasi, hanya saja jumlahnya memang masih minim,” jelas Didik.
Adanya workshop ini nyatanya memiliki peminat yang cukup tinggi. Ia berharap, bakat menjahit yang dimiliki oleh pegiat fashion tidak dimanfaatkan para pemilik modal untuk mendongkrak nama seseorang.
“Yang punya panggung harusnya si penjahit, jangan sampai dimanfaatkan orang-orang berduit yang mengklaim karya,” harapnya.
Salah satu peserta, Puji Astuti terlihat sangat antusias dengan workshop ini. Dengan membawa konsep kesenian tradisional jathilan, ia menggabungkan torso dan pattern menjadi karya nan apik. Seusai sehari praktek dan teori ia turut memamerkan karyanya dalam fashion show.
“Konsep kami budaya, saya ngambil jathil, dengan cemeti sebagai hiasan dalam torso dress yang kami ciptakan, pelatihan ini sangat menyenangkan semoga ke depan saya bisa mengembangkan bakat saya,” tutupnya.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
