Pendidikan
Belajar di Rumah Kemungkinan Diperpanjang, Begini Mekanisme UAS dan Penerimaan Siswa Baru
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ujian kenaikan kelas bagi pelajar SMP dan SD di Gunungkidul akan berlangsung sebentar lagi. Namun banyak yang berubah pada ujian kenaikan kelas tahun ajaran ini. Ujian akhir yang biasanya dilaksanakan di sekolah dengan mengerjakan soal secara mandiri tahun ini ditiadakan.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid menjelaskan, penerimaan raport akan dilaksanakan pada 25 Juni 2020 mendatang. Para guru sendiri mulai dipersilakan untuk membuat tugas bagi para siswa baik online maupun offline untuk dikerjakan di rumah.
“Jadi harap maklum ya, ini kejadian luar bisa dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19. Jadi nanti ujiannya take home. Guru bisa memberi tugas pengganti ujian atau dikalkulasi nilai dari tugas-tugas sebelumnya,” jelas Bahron, Jumat (29/05/2020).
Sementara untuk penyerahan rapor sendiri yang biasanya diserahkan kepada wali murid dengan mengundang mereka datang ke sekolah, kali ini dipastikan berbeda. Pihaknya tengah merumuskan skema penyerahan raport. Apakah rapor akan diantar atau menggunakan mekanisme lain agar tidak mengumpulkan banyak orang.
“Sedang kita rumuskan teknisnya nanti bagaimana,” ucap Bahron.
Ia menjelaskan, untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan dilakukan secara online dengan sistem zonasi seperti tahun sebelumnya. Namun akan ada perbedaan pada teknisnya yang berkaitan dengan calon peserta didik maupun wali murid.
“Secara substansi tidak ada yang berubah, yang berubah mungkin sistem layanannya saja. Nanti masuk tahun ajaran baru pada tanggal 13 Juli 2020,” jelas Bahron.
Ia juga menjelaskan, pada 13 Juli itu pun belum dapat dipastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan berlangsung di sekolah. Sebab, kondisi saat ini masih belum dapat ditebak.
“Masih menunggu situasi dan kondisi. Jika melihat evaluasi belajar dari rumah yang saat ini berjalan dengan lancar. Kegiatan bisa dilaksanakan dengan beberapa varian layanan, ada yang full daring. Ada yang dengan Grup WA, kemudian ada pula penugasan manual dengan LKS ada juga guru yang secara berkala berkunjung ke rumah anak didik,” beber Bahron.
Sementara itu, Kabid SMP Disdikpora Gunungkidul Kisworo menambahkan, sampai saat ini pihaknya masih memberlakukan metode Belajar Dari Rumah (BDR) di seluruh sekolah di Gunungkidul. Penerapan BDR sudah berlangsung sejak Maret lalu sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan sekolah. Pada Surat Edaran (SE) terakhir, BDR di Gunungkidul diperpanjang hingga 2 Juni mendatang.
“Saat ini sedang kami siapkan, kemungkinan BDR-nya akan diperpanjang,” kata Kisworo.
Menurut Kisworo, keputusan resmi untuk memperpanjang BDR masih menunggu SE dari Bupati Gunungkidul. Saat ini, yang sudah terbit adalah SE Gubernur DIY terkait masa tanggap darurat COVID-19.
Berdasarkan Edaran yang terbit pada 27 Mei lalu, Sri Sultan Hamengku Buwono X memutuskan masa tanggap darurat COVID-19 DIY akan diperpanjang mulai 30 Mei hingga 30 Juni 2020.
“Jika SE Bupati sudah terbit, maka kebijakan perpanjangan BDR juga akan kami keluarkan,” pungkas Kisworo.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
