fbpx
Connect with us

Politik

Bermodal Caleg-caleg Potensial, Partai NasDem Siap Kuasai Dapil Neraka

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Jelang pemilihan umum tahun 2019 mendatang, sejumlah partai politik tengah disibukkan dengan segudang persiapan untuk pemenangan Pemilu. Termasuk diantaranya adalah mempersiapkan calon-calon anggota legislatif agar mampu bertarung dalam hajatan politik terbesar di Indonesia tersebut.

Salah satu parpol yang sangat getol dalam mempersiapkan diri adalah Partai Nasdem. Partai besutan raja media Surya Paloh ini nampak sangat bersemangat dalam menyongsong Pemilu 2019 ini. Sejumlah caleg potensial baik dari kalangan politisi kawakan hingga tokoh masyarakat dan mantan Kepala Desa direkrut. Target tinggi pun telah diusung, yakni merebut 10 kursi di DPRD Gunungkidul. Jumlah yang meningkat sangat pesat dibanding raihan pada Pemilu 2014 silam yang hanya mampu meraup 2 kursi.

Ketua DPD Partai NasDem Gunungkidul, Suparjo mengakui bahwa pihaknya memang sangat bersemangat dalam menyongsong Pemilu 2018. Sejumlah strategi telah dirancang guna memenangkan Pemilu 2019 mendatang. Suparjo bahkan dengan berani menargetkan untuk menguasai Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Gunungkidul yang meliputi Kecamatan Playen dan Wonosari. Padahal Dapil ini bisa disebut sebagai Dapil Neraka lantaran karakteristik pemilih yang begitu beragam serta banyaknya politisi kawakan yang bertarung.

Target ini menurut Suparjo bukan sekedar mengada-ada. Pasalnya, di Dapil ini, ia mempunyai 9 caleg yang siap tempur dan menang, tidak hanya sekedar berpartisipasi. Ia beberkan lebih lanjut, caleg di Dapil I terdiri dari beberapa kalangan, diantaranya mantan Kades, praktisi, hingga aparat pemerintahan yang ketokohannya tidak bisa disangsikan.

“Di Dapil I ini, kita menargetkan paling tidak bisa menguasai 2 kursi. Kami sangat optimis,” tandas Suparjo saat ditemui usai menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Nasdem Gunungkidul di Gedung DPRD Gunungkidul, Minggu (09/09/2018) siang kemarin.

Berita Lainnya  Ekonomi Masih Resesi, DPRD Gunungkidul Ketok Anggaran Miliaran Untuk Pembangunan Gedung Baru DPRD

Tak hanya di sisi caleg saja, namun persiapan juga dilakukan dalam hal merekrut kader-kader potensial yang nantinya akan ditempatkan di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh Kabupaten Gunungkidul.

Meski demikian, Suparjo menegaskan bahwa pihaknya sangat menjunjung tinggi politik bersih. Ia selalu menginstruksikan para calegnya agar bersaing secara sehat dalam kontestasi ini. Dengan menjunjung politik bersih semacam ini, tingkat kepercayaan masyarakat bisa ditingkatkan dan berujung pada raupan suara.

“Masyarakat kita ini sekarang sangat cerdas dalam memilih wakil rakyatnya. Untuk itu sejak dahulu kami selalu mengedepankan politik tanpa mahar. Terbukti saat ini banyak sekali tokoh masyarakat yang bergabung bersama kami,” terangnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kekuatan Partai NasDem pada Pemilu 2019 mendatang sangat merata. Tak hanya Dapil 1 saja, akan tetapi keempat Dapil lainnya juga memiliki Caleg-caleg potensial yang sangat berpeluang untuk meraup suara.

Seperti misalnya juga di Dapil 3 yang diisi oleh nama-nama tenar maupun incumbent seperti Suharno yang merupakan mantan Ketua DPRD, serta Anton yang saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Gunungkidul serta ada pula tokoh-tokoh muda yang tidak bisa disepelekan.

“Setiap caleg yang kami gandeng pasti berpotensi, dan saat ini target mereka semua adalah menang,” tambah dia.

Para Caleg Partai Nasdem berfoto usai Rakerda Partai Nasdem Gunungkidul di Gedung DPRD Gunungkidul

Sementara itu, Caleg Dapil 1 Partai Nasdem, Agung Topo Broto S.Pd menyatakan kesiapannya untuk mengarungi kontestasi Pemilu 2019. Meski tergolong sebagai tokoh baru yang berkancah di ajang politik, namun ia sangat optimis bisa sukses dan menduduki kursi anggota DPRD Gunungkidul.

Berita Lainnya  Gantikan Anggota Fraksi Yang Tersandung Kasus KDRT, Gerindra Resmi Tunjuk Lagiyo

“Dapil 1 memang isinya tokoh-tokoh kawakan semua, tapi saya punya strategi khusus untuk bisa meraup banyak suara,” tutur tokoh masyarakat di Desa Baleharjo ini.

Tak hanya siap bersaing dalam Pemilu, Totok, begitu ia akrab disapa menyatakan juga siap menjabat. Jika diberikan amanah oleh rakyat, ia menegaskan akan menampilkan paradigma baru sebagai anggota DPRD yaitu sepenuhnya sebagai pelayan rakyat. Salah satu terbosan yang digagasnya adalah ia mewacanakan akan menjadikan rakyat sebagai tuan saat nanti menjabat. Dalam hal ini adalah rutin memberi laporan kepada masyarakat terkait apa yang sudah, sedang, ataupun belum hingga tidak dilakukannya dalam kinerjanya sebagai anggota DPRD Gunungkidul.

“Jadi memang seperti itu, kalau sama bos, yaitu masyarakat ya kita harus memberi laporan rutin, supaya mereka juga bisa memantau. Rencananya setiap 6 bulan sekali saya akan membuat laporan khusus kinerja saya, itu juga tentunya kalau terpilih. Terlepas nantinya terpilih atau tidak, yang jelas saya sangat percaya kalau semua diawali dengan niat baik, hasilnya juga akan baik, apapun itu,” urai Caleg yang menempati nomor urut 6 ini.

Sekretaris DPD Partai NasDem Gunungkidul, Agustinus mengatakan, dalam Rakerda Partai NasDem di Gedung DPRD Gunungkidul ini, dibahas segala macam persiapan demi menyongsong pemilu 2019 mendatang. Segala macam pembahasan diantaranya konsolidasi anggota, menyelaraskan visi misi partai dengan caleg dan beberapa bahasan lainnya.

“Pada intinya bahasan yang disampaikan secara garis besar persiapan partai dan bacaleg dalam menghadapi pemilu 2019 mendatang termasuk strategi-strategi pemenangan,” ucap dia. (Arista Putri)

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler