Peristiwa
Biasto Tewas Tersengat Listrik saat Coba Perbaiki Lampu
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Biasto (43) warga Padukuhan Kropak, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu tewas akibat tersengat arus listrik pada Senin (05/04/2021) malam. Kejadian yang dialami pria tersebut terjadi di lapangan volly Padukuhan Kropak saat ia bersama dengan beberapa warga lain melakukan kerjabakti.
Kapolsek Semanu AKP Ahmad Fauzi melalui Kanit Reskrim Semanu, Ipda Mahmet Ali Bahonar mengatakan, sekitar jam 18.30 WIB Biasto bersama warga Kropak melakukan kerjabakti di lapangan volly Padukuhan Kropak. Karena dalam kondisi gelap, Biasto berinisiatif untuk memasang lampu penerangan menggunakan kabel yang tersambung dari Balai RT 04. Sekitar 5 menit setelah menarik kabel, tiba-tiba Biasto berteriak dan terjatuh dengan posisi kedua tangannya memengang kabel.
Ternyata ia tersengat listrik akibat ada kabel yang terkelupas. Agus Widada warga setempat yang mengetahui Biasto terjatuh dan tersetrum kemudian berusaha menolong untuk melepaskan kabel dari genggaman Biasto.
“Agus berusaha menolong dengan cara menarik kabel menggunakan gagang sapu lidi, agar korban lepas dari kabel,” terang Ipda Mahmet Ali Bahonar, SH saat dikonfirmasi.
Akan tetapi upaya yang dilakukan tersebut belum juga berhasil. Agus kemudian meminta bantuan warga lain untuk mencabut stop kontak yang ada di Balai RT 04. Setelah tidak ada aliran listrik di kabel maupun tubuh korban, warga kemudian berusaha memberikan pertolongan kepada korban.
Namun korban sudah tidak sadarkan diri. Warga kemudian membawanya ke RSUD Wonosari untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan oleh dokter.
“Dokter yang menangani menyatakan korban meninggal dunia akibat sengatan listrik,”imbuhnya.
Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban. Setelah dari rumah sakit korban di bawa ke rumah duka untuk dilakukan penanganan pada umumnya dan dimakamkan. Pihak kepolisian menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas. Dterlebih yang berhubungan dengan kabel dan listrik.
“Semalam anggota cek lokasi dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga. Hati-hati saat berakitvitas semuanya wajib dicek dalam kondisi baik dan aman atau tidak,” tutupnya.
-
Uncategorized4 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial5 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
