Connect with us

Sosial

Dua Hari Terakhir, Satgas Penanggulangan Covid19 Bubarkan 4 Hajatan Warga

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Meski pemerintah telah menegaskan perihal larangan sementara penyelenggaraan hajatan, sejumlah kalangan masyarakat di Gunungkidul masih juga nekat menggelarnya. Satgas penanganan covid19 Gunungkidul masih terus melakukan langkah pendisiplinan dan pembubaran terhadap kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan serta melanggar aturan. Bulan baik menjadi dalih sejumlah kalangan tersebut nekat menggelar hajatan meski ancaman pembubaran terus mengintai.

Dalam 2 hari terakhir ini, Satgas Penanganan Covid19 Gunungkidul membubarkan sejumlah acara hajatan warga. Pada Hari Minggu (25/7/2021) kemarin, Satgas Penanganan Covid19 terpaksa membubarkan dua hajatan di Kapanewon Patuk, kemudian pada Senin (26/7/2021) ini, 2 hajatan warga di Kapanewon Paliyan dan Playen mengalami nasib serupa.

Kepala Bidang Penegakkan Peraturan Daerah Sat Pol PP Gunungkidul, Sugito mengatakan, pihaknya hari ini melakukan pembubaran hajatan warga di wilayah Playen dan Paliyan, kemudian dilanjutkan memberi edukasi di wilayah Kapanewon Karangmojo. Menurutnya, selepas Idul Adha ini memang banyak warga Gunungkidul yang menyelenggarakan hajatan karena dianggap sebagai bulan baik. Para warga tersebut memilih tidak mengindahkan aturan yang telah dibuat oleh pemerintah.

Berita Lainnya  Buang Limbah Hingga Cemari Sungai Ngijo, Pabrik Pengolahan Batu Disidak Dinas

“Siang tadi kami lakukan pembubaran di Paliyan dan Playen. Sebelumnya kegiatan hajatan di beberapa kapanewon juga kami bubarkan,” ujar Sugito, Senin sore.

Ia menjelaskan, petugas yang datang mengedukasi terlebih dahulu kepada penyelenggara hajatan, kemudian dilakukan pembubaran tamu dan kursi-kursi tamu diminta untuk dikemas. Hajatan sendiri sangat dikhawatirkan menyebabkan klaster baru, sebab sangat rawan terjadi kerumunan baik antara perewang maupun tamu undangan. Selama ini, beberapa hajatan yang digelar oleh masyarakat sudah menimbulkan klaster penularan covid19.

Sementara itu, Kepala Kemenag Gunungkidul, Sya’ban Nuroni mengakui jika banyak warga Gunungkidul yang melaksanakan akad nikah selama bulan Juli dan Agustus ini. Karena di bulan ini merupakan hari baik menurut perhitungan kalender Jawa. Terlebih sebentar lagi akan memasuki bulan As Syuro yang dipercaya pantang melaksanakan pernikahan.

Berita Lainnya  Dikenal Baik, Tetangga dan Kepala SD Al Mujahidin Kaget R Ditangkap Densus 88

Data yang masuk ke Kemenag, pada bulan Juli ini ada 701 ijab qobul yang sudah teregister di 18 Kapanewon kemudian 219 akan dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang. Sya’ban mengatakan, selama PPKM dilaksanakan, akad nikah memang harus dilakukan di Kantor KUA. Akad nikah juga boleh dilaksanakan di rumah mempelai dengan catatan dengan catatan sudah mendaftar sebelum PPKM diberlakukan oleh pemerintah.

“Persyaratan yang harus dipenuhi adalah calon pengantin wajib menunjukkan surat bebas covid. Kemudian yang hadir dalam ijab qobul seminim mungkin,” ujar dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler