Pemerintahan
Puncak Arus Mudik Diperkirakan Akhir April, Dinas Susun Target Kunjungan Wisata
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dilonggarkannya syarat mudik pada lebaran tahun ini menjadi angin segar bagi para pelaku wisata di Gunungkidul. Dengan adanya kebijakan tersebut, diharapkan perantau yang pulang ke Gunungkidul dapat menikmati keindahan pariwisata yang dapat mendongkrak perekonomian pelaku wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Mohammad Arif Aldian, menyampaikan, pihaknya belum dapat menargetkan berapa jumlah kunjungan wisatawan saat momen lebaran. Namun demikian, dengan adanya pelonggaran syarat mudik tentunya diharapkan akan mendongkrak kunjungan wisatawan ke Gunungkidul. Terlebih menurutnya ketika momen libur lebaran, kawasan wisata di Gunungkidul cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan.
Jumlah wisatawan sendiri diperkirakan akan berlipat lantaran momen lebaran, Gunungkidul biasanya dijubeli oleh pemudik. Adapun jumlah pemudik yang pulang ke kampung halaman bisa mencapai puluhan ribu orang. Mereka biasanya akan berkunjung ke obyek-obyek wisata bersama dengan keluarga besar dari kampung halaman.
“Tapi nanti kita menyesuaikan dengan perkembangan kebijakan PPKM yang dikeluarkan setiap minggu, harapan kita tentunya ada peningkatan jumlah kunjungan di Gunungkidul dari arus mudik lebaran,” ucap Arif, Selasa (05/04/2022).
Ia menambahkan, bagi para pelaku wisata dapat mulai bersiap untuk mengambil momen lebaran yang identik dengan peningkatan kunjungan wisatawan. Menurutnya, pelaku wisata perlu memberikan kesan yang aman dan nyaman dari sisi kesehatan bagi wisatawan selama berkunjung ke Gunungkidul.

“Diantaranya dari sisi penyiapan prokes di lokasi pelaku wisata, seperti tempat cuci tangan, kebersihan, higienitas, dan keamanan untuk pengunjung,” imbuh Arif.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, mengungkapkan berdasarkan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu, diperkirakan puncak arus mudik berlangsung pada 28 April hingga 1 Mei 2022 mendatang. Sedangkan untuk arus balik diperkirakan berlangsung pada 7 hingga 9 Mei 2022. Terkait dengan syarat mudik, ia menyampaikan tak mengatur tentang swab antigen maupun PCR seperti tahun lalu, namun pemudik diwajibkan telah melakukan vaksin booster.
“Penyekatan dan putar balik ditiadakan ya, rencananya untuk angkutan darat juga akan dilakukan random cek saat di pos pelayanan,” tutup Rakhmadian.
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
