Sosial
Megahnya Purbosari Ngabuburit, Warga Sulap Jalanan Jadi Stand Bazaar Makanan Berbuka Puasa
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ramadhan tahun ini bisa jadi berkah sendiri bagi warga Pedukuhan Purbosari, Kapanewon Wonosari. Antusiasme warga masyarakat Gunungkidul untuk datang ke gelaran Purbosari Ngabuburit tercatat sangat tinggi. Pada awal dibuka pada Senin kemarin, warga masyarakat memang berbondong-bondong untuk memburu menu kuliner berbuka di Purbosari Ngabuburit. Warga Purbosari memang menyulap jalanan di kampung mereka menjadi stand-stand megah yang diisi dengan sejumlah pedagang menu berbuka.
Ketua Karang Taruna Purbosari, Rohadi Joko Sutopo mengatakan, gelaran semacam ini baru pertama kali digelar oleh Karang Taruna Purbosari. Adapun Purbosari Ngabuburit sendiri secara resmi dibuka pada Senin (04/04/2022) kemarin. Konsep acara sendiri adalah dengan membuka bazar untuk stand-stand pedagang kuliner menu berbuka puasa.
Tak disangka, pada pembukaan Senin kemarin, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ia berharap awal yang bagus ini bisa menjadi semangat bagi pihaknya sebagai penyelenggara, maupun para pedagang di Purbosari Ngabuburit.
“Sebenarnya sudah ada rencana sejak lama untuk menggelar bazaar ini, tapi realisasinya baru kami lakukan saat Ramadhan ini,” kata Joko saat ditemui dalam acara pembukaan Purbosari Ngabuburit.
Menurutnya, gagasan menggelar Purbosari Ngabuburit muncul berlandaskan keinginan membesarkan nama pedukuhan ini. Khususnya sebagai Dusun Budaya dan Edukasi. Sehingga tidak heran jika suguhan Purbosari Ngabuburit ini selain berkonsep bazaar, juga tidak jauh dari hal-hal seni budaya.

Selain itu Joko juga mengatakan untuk memeriahkan acara tersebut setidaknya ada dua kesenian yang ditampilkan, yaitu musik Gejog Lesung dan Keroncong.
“Ada beberapa makanan tradisional juga yang kami hadirkan, seperti Jenang Sumsum hingga Dawet sebagai menu berbuka bagi masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya ramai dikunjungi, antusiasme para pelaku usaha pun terbilang tinggi. Dalam acara tersebut sekitar 40 lapak penuh oleh pedagang. Tak hanya diisi oleh warga Purbosari, tapi juga dari warga daerah lain di Gunungkidul yang ikut berjualan di stand-stand yang telah disediakan panitia.
Adapun tarif sewa pun terbilang sangat murah, hanya Rp 70 ribu per lapak ukuran 3 x 3 meter. Harga sewa yang sangat rendah ini berlaku selama acara berlangsung yaitu mulai tanggal 4 April hingga 29 April 2022 mendatang. Jaringan listrik pun sudah disediakan, sehingga pelaku usaha tinggal membawa barang dagangannya.
“Kami buka sampai 29 April nanti, mulai pukul 15.00 WIB sampai buka puasa,” tutur Joko.
Adapun bazaar mengambil tempat di ruas jalan lingkungan setempat. Sejak resmi dibuka sore kemarin pun, warga sudah mulai berdatangan untuk melihat-lihat sekaligus berbelanja makanan berbuka.
Joko pun bersyukur karena acara perdana ini terbilang sukses. Kendati begitu, ia tetap mengupayakan agar pengunjung menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama berada di lokasi.
“Tetap kami pantau prokesnya, sebelum masuk pengunjung juga harus menggunakan hand sanitizer dan cek suhu yang sudah kami sediakan di gerbang depan,” jelasnya.
Acara Purbosari Ngabuburit turut menarik perhatian Direktur Bisnis Bank Daerah Gunungkidul (BDG), Suci Sulistyawati. Ia tampak berkeliling melihat lapak usaha yang dibuka dan melihat apa saya yang diperjualkan dalam acara tersebut.
“Sangat lengkap sekali makanan yang ada di sini mulai dari yang tradisional hingga modern ada di sini,” ujar Suci.
Suci melihat, ramainya kegiatan bazaar ini menandakan kondisi ekonomi mulai kembali menggeliat. Selama dua tahun terakhir, aktivitas ekonomi masyarakat lesu karena pandemi COVID-19. Dengan adanya acara tersebut menurutnya dapat membantu para pelaku usaha untuk mendorong naik usahanya.
“Setidaknya ini bisa menjadi upaya perbaikan kondisi ekonomi pelaku usaha mikro menengah,” pungkasnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
