Sosial
Ratusan Laka Lantas Hingga Pertengahan Tahun ini, Puluhan Korban Tewas di Jalanan Gunungkidul
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ratusan kecelakaan lalu lintas terjadi di Gunungkidul hingga pertengahan tahun 2022 ini. Bahkan hingga awal bulan Juni ini, sudah ada puluhan korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia. Tingginya angka kecelakaan terjadi karena berbagai faktor, salah satunya dikarenakan kelalaian pengendara.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi menuturkan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, sepanjang tahun 2022 ini, ada 414 kecelakaan lalu lintas di jalanan Gunungkidul. Ditambahkannya, dari ratusan kejadian itu, total sudah merenggut 29 nyawa pengguna jalan.
“Sudah ada 29 korban kecelakaan lalu lintas di Gunungkidul yang meninggal dunia,” ujar Darmadi, Kamis (16/06/2022).
Adapun kejadian kecelakaan yang paling banyak terjadi ruas jalan Jogja-Wonosari, Kapanewon Patuk. Banyaknya tikungan tajam dan kelokan membuat jalan ini menyumbang sekitar 30% dari total jumlah kecelakaan di Gunungkidul. Selain adanya korban meninggal, tercatat kejadian kecelakaan juga menyebabkan sebanyak 538 orang mengalami luka ringan dan satu orang mengalami luka berat.
“Kasus tertinggi tetap didominasi kecelakaan yang melibatkan sepeda motor. Kejadian lakalantas tertinggi ada di jalan Jogja-Wonosari yang bisa mencapai 30% dari total kejadian,” imbuhnya.
Salah satu upaya untuk meminimalisir kejadian kecelakaan serta dampaknya, Satlantas Polres Gunungkidul kembali menggelar operasi Patuh Progo 2022 yang dilaksanakan sejak tanggal 13 Juni hingga 26 Juni 2022 mendatang.
Kasi Humas Polres Gunungkidul, AKP Suryanto, menyampaikan, salah satu tujuan digelar operasi ini adalah untuk menekan angka kecelakaan akibat ketidakpatuhan pengguna jalan. Ia mengimbau kepada masyarakat agar melengkapi dokumen kendaraan serta menggunakan peralatan keselamatan saat berkendara. Terlebih, kejadian kecelakaan di Gunungkidul akibat kelalaian pengendara cukup tinggi hingga bulan Juni ini.
“Dalam operasi yang dilakukan serentak ini petugas akan menekankan upaya persuasif dengan memberikan edukasi kepada masyarakat pengguna jalan,” ujar Suryanto.
Ia berpesan kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam menjaga ketertiban berlalu lintas. Sasaran dari operasi yang dilakukan ialah sesuatu yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
