Pemerintahan
Gunungkidul Tanam Cabe Keriting PM99, Belasan Kali Panen Sekali Masa Tanam
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kalurahan Plembutan, Kapanewon Playen dijadikan Kampung Horti Komoditas Cabai oleh pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Belum lama ini, petani di daerah tersebut melakukan gerakan tanam cabai merah keriting varian PM 99 yang diperkirakan bisa panen sebanyak 12 kali selama tanam.
Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengungkapkan, pemerintah dan petani telah melakukan gerakan tanam di lahan seluas 10 hektare di Kalurahan Plembutan. Adapun varietasnya adalah PM 99 yang dimungkinkan akan mulai panen sejak September hingga November tahun 2022.
“Sekarang sudah mulai tanam, diperkirakan pada September-November ini sudah bisa panen sampai 12 kali,” terangnya.
Selain di Kalurahan Plembutan, pemerintah juga melakukan gerakan tanam di Kalurahan Duwet, Kapanewon Wonosari dengan lahan seluas 10 hektare. Bibit yang diberikan merupakan bibit kualitas bagus dengan menggunakan anggaran pendapatan belanja negara (APBN).
“Dengan bibit yang sudah ditanam dan dimungkinkan bisa sampai 12 kali panen ini kami menargetkan hasil panen mencapai 22 ton cabai keriting per hektare,” jelasnya.

Melalui program ini, diharapkan Gunungkidul bisa menjadi kontributor pemasok cabai keriting. Atau paling tidak bisa memenuhi kebutuhan daerah. Selain itu juga dapat menstabilkan harga jual. Sebab belakangan ini harga cabai keriting melambung tinggi.
Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perdagangan (Disdag) Perdagangan Gunungkidul, Hartini mengatakan, berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh pihaknya, harga cabai merah keriting sebesar Rp 40 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit merah masih menjadi yang termahal, yaitu di kisaran Rp 95 ribu per kilogram.
“Masih lumayan untuk harganya,” ucap dia.
Kendati demikian, keberadaan cabai keriting masih ada pasokan untuk memenuhi permintaan pasar pun tergolong aman. Dinas Perdagangan sendiri terus bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Pangan. Di mana jika sekiranya ada komoditas pangan yang bisa mencukupi kebutuhan daerah, terus diupayakan budidaya dan peningkatan produksi.
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
