Sosial
Jadi Berkah Jelang Musim Penghujan, Nelayan Baron Panen Gurita dan Lobster
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Nelayan di kawasan Pantai Baron, Kecamatan Tanjungsari mulai memasuki masa tangkap gurita pada bulan September ini. Permintaan yang tinggi membuat harga jual ikut melambung.
Ketua kelompok nelayan Pantai Baron, Sumardi mengungkapkan bahwa masa tangkap gurita sendiri akan berlangsung selama dua bulan ke depan. Ia menambahkan bahwa tahun ini seakan menjadi berkah bagi para nelayan Pantai Baron. Pasalnya, di tengah melambungnya harga yang terjadi, hasil tangkapan gurita para nelayan terhitung melimpah. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, hasil tangkapan gurita nelayan memang jauh lebih banyak.
“Baru banyak memang tangkapan gurita saat ini. Saya kemarin dalam tiga hari bisa mendapat dua kwintal. Termasuk banyak hitungannya itu. Rata-rata nelayan lain juga seperti itu,” kata Sumardi ketika ditemui pidjar-com-525357.hostingersite.com di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Baron, Sabtu (29/09/2019).
Ia mengatakan, untuk harga jual gurita atau yang kerap dikenal masyarakat lokal dengan nama kapurito itu saat ini cukup tinggi. Sebab hewan laut dengan banyak tentakel itu menjadi komoditas ekspor.
“Kalau dari nelayan harganya Rp50.000 per kg nya. Standar harga itu,” ujarnya.
Sumardi menceritakan, untuk menangkap gurita sendiri bukanlah hal yang mudah. Pasalnya, nelayan harus bergelut dengan ganasnya ombak pantai selatan untuk mendapatkan spot terbaik.
Ia menjelaskan, cara menangkap gurita di Pantai Baron dilakukan dengan cara dipancing. Umpan yang digunakan pun cukup unik yakni dari cor timah yang dihiasi dengan potongan sendok.
“Untuk posisi gurita itu biasanya lebih banyak ditemui di pinggiran tebing dekat ombak. Tidak semua nelayan berani mincing di situ,” imbuh dia.

Kapal-kapal nelayan yang bersandar di kawasan Pantai Baron
Selain gurita, saat ini hasil tangkapan nelayan yang cukup melimpah adalah lobster. Sementara saat memasuki musim penghujan nanti diprediksi giliran ikan jenis bawal putih yang akan banyak didapat.
Salah seorang pengepul gurita di Gunungkidul, Bagong mengungkapkan saat ini memang cukup banyak tangkapan gurita dari nelayan di Gunungkidul. Ia menambahkan bahwa meski dalam keadaan panen, namun harga gurita relatif stabil. Tingginya permintaan baik dari dalam maupun luar negeri membuat komoditi ini berharga tinggi.
“Awal mau masuk musim penghujan memang banyak gurita ini. Gurita biasanya diekspor ke luar negeri. Biasanya Amerika atau Jepang,” katanya.
Ia menuturkan untuk gurita yang diekspor ke luar negeri memiliki standar tertentu. Salah satunya dilihat dari kaki gurita. Jika lengan gurita putus lebih dari empat maka tidak laku.
“Untuk pasar luar memang mereka lebih selektif,” tutupnya.
-
Uncategorized19 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan3 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
