Connect with us

Info Ringan

Seniman Wimaldy Akbar: Pohon Menjadi Cermin Refleksi

Diterbitkan

pada

Jogja,(pidjar.com)– Melalui simbol pohon, Wimaldy menghadirkan karya yang berangkat dari pengalaman hidupnya sebagai anak, suami, dan ayah. Pohon tidak ia hadirkan sebagai lanskap, melainkan sebagai metafora dirinya sendiri yang terus bertumbuh, menyimpan luka, harapan, serta tanggung jawab.

“Saya menggambar diri saya yang menjadi pohon. Semua pengalaman hidup, luka, kebahagiaan, saya tuangkan di situ,” ujar Wimaldy (1/8/26).

Menurutnya, ketertarikan terhadap pohon lahir dari perjalanan panjangnya sebagai pelukis yang sempat beralih ke dunia perkayuan. Dari sana ia menemukan bahwa manusia dan pohon memiliki banyak kesamaan, mulai dari cara bertahan hidup hingga proses bertumbuh.

“Pelan-pelan saya menemukan kalau manusia itu sebenarnya sama seperti pohon. Dari cara hidup, sifat, sampai bagaimana bertumbuh, semuanya bisa dipelajari dari pohon,” katanya.

Berita Lainnya  Tujuh Tips Memilih Jam Tangan Wanita

Proses residensi bersama seniman sekaligus mentor Miftah Rizaq menjadi titik penting dalam perjalanan berkesenian Wimaldy. Melalui berbagai diskusi dan pendampingan, ia diajak menggali pengalaman personal yang selama ini tersimpan untuk kemudian diterjemahkan menjadi karya.

Baginya, residensi bukan sekadar menghasilkan lukisan, tetapi menjadi ruang refleksi diri. Ia belajar bahwa karya seni bukan hanya tentang visual yang menarik, melainkan juga tentang menghadirkan rasa yang dapat dirasakan penikmatnya.

“Yang saya cari selama residensi adalah esensi berkesenian. Bukan lagi sekadar membuat gambar yang indah, tetapi bagaimana karya itu memiliki rasa dan bisa menjadi refleksi bagi diri sendiri maupun orang lain,” tuturnya.

Selain lukisan, Wimaldy juga menghadirkan instalasi berupa tiga pohon murbei yang ditanam sejak awal residensi sebagai simbol pertumbuhan dirinya selama berada di Yogyakarta. Instalasi tersebut menjadi penanda bahwa setiap proses kehidupan membutuhkan waktu untuk berakar, bertumbuh, dan memberi manfaat.

Berita Lainnya  Enam Kebiasaan yang Mambuat Ponsel Mudah Rusak

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata20 jam yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Berita Terpopuler