Connect with us

Budaya

Pameran Lukisan “Freedom” Hadirkan Energi Positif di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta

Diterbitkan

pada

 

Jogja,(pidjar)– ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran lukisan bertajuk Freedom. Pameran ini menampilkan karya para perupa yang mengusung semangat kebebasan berekspresi, berpikir, dan berkreasi, sekaligus menghadirkan pesan harmoni dalam keberagaman.

General Manager ARTOTEL Suites Bianti, Reza Farhan menyampaikan bahwa keberlanjutan bisnis hotel tidak hanya berfokus pada pelayanan, tetapi juga pada upaya mengakomodasi kearifan lokal Yogyakarta. Hotel memberikan ruang seluas-luasnya bagi seniman untuk berkolaborasi dan mengekspresikan kreativitas tanpa batas.

“Kami memberi kebebasan berekspresi dan berkreasi tanpa batasan bahasa maupun ruang. Semua tingkat kreativitas itu unlimited, dan justru dari situ lahir karya-karya maksimal,” ujar Reza (14/2/26).

Berita Lainnya  Belasan Ribu Lansia Hidup Terlantar, 3 Kecamatan Ini Jadi Penyumbang Terbanyak

Menjelang bulan suci Ramadan, pameran ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang digelar hotel. Karya-karya yang dipamerkan rencananya akan menghiasi area lobi selama satu bulan penuh, sehingga dapat dinikmati tamu hotel maupun masyarakat umum.

Dari sisi kuratorial, karya-karya dalam pameran ini dinilai memancarkan energi positif dan harmonis. Pilihan warna yang kompleks dengan unsur alami seperti tanaman, hewan, hingga matahari menghadirkan kesan keseimbangan. Setiap penikmat seni, menurut manajemen hotel, memiliki perspektif berbeda dalam menafsirkan karya, sehingga makna yang lahir pun bersifat personal dan subjektif.

“Seperti halnya selera makanan, setiap orang punya ukuran dan tafsir sendiri. Yang terpenting, karya seni yang ditampilkan mampu menghadirkan aura positif dan menyatu dengan ruang,” tambahnya.

Berita Lainnya  Kondisi Dinilai Kondusif, Warga Plumbungan Tetap Laksanakan Sholat Ied Berjamaah

Salah satu perupa, Hasan, mengungkapkan bahwa tema yang diangkat berangkat dari refleksi sosial dan pengalaman pribadi. Ia membandingkan kehidupan di kota besar dengan dinamika alam di kampung halamannya.

“Di alam, banyak tumbuhan dengan warna dan bentuk berbeda bisa hidup berdampingan tanpa saling merusak. Begitu juga manusia, seharusnya bisa hidup harmonis meski penuh keberagaman,” jelasnya.

Ia juga menekankan pesan moral agar manusia tidak bersikap berlebihan dan mampu mengambil secukupnya dalam kehidupan.

Hasan mengakui, dalam perjalanan berkesenian, ia sempat dihadapkan pada batasan-batasan akademik yang cenderung realistis. Namun, ketika terjun di ruang galeri dan seni rupa kontemporer, ia memilih mendobrak pakem tersebut demi menemukan kebebasan artistiknya.

Berita Lainnya  Selisih Nilai Terlalu Jauh, Peserta Seleksi Staf Perangkat Desa Ngeposari Merasa Ada Yang Tidak Beres

Sementara itu, perupa Helmi menuturkan proses kreatifnya berkembang dari penggunaan cat akrilik dan cat minyak saat masa kuliah, hingga eksplorasi medium lain yang dirasa lebih nyaman. Menurutnya, setiap medium memiliki perlakuan dan teknik berbeda.

“Baik akrilik maupun media lain punya karakter sendiri. Kita harus memahami tekstur, menyusun, dan memperlakukannya dengan cara tertentu,” ujarnya.

Melalui pameran Freedom, ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta menegaskan komitmennya sebagai ruang temu antara industri perhotelan dan dunia seni. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya, tetapi juga ruang dialog tentang kebebasan, keberagaman, dan harmoni dalam kehidupan sosial. (rosa)

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata13 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler