Connect with us

event

Salon et Cetera 2026, Ruang Demokratis Seni yang Menyatukan Seniman Indonesia dan Asia Tenggara

Diterbitkan

pada

 

Jogja,(pidjar.com) – Di tengah perkembangan seni rupa kontemporer yang semakin dinamis, pameran Salon et Cetera 2026 hadir sebagai ruang yang merayakan keberagaman praktik artistik tanpa sekat hierarki. Digelar di Ace House – Langgeng Art Foundation, Yogyakarta, pameran yang berlangsung pada 12 Juni hingga 24 Juli 2026 ini menghadirkan 183 karya dari 142 seniman, menjadikannya salah satu pameran kolektif berskala besar yang mempertemukan berbagai perspektif seni dalam satu ruang yang sama.

Berbeda dengan format pameran konvensional yang kerap menempatkan karya berdasarkan tema atau posisi tertentu, Salon et Cetera mengadopsi gaya salon yang identik dengan kepadatan visual. Karya-karya dipasang berdampingan dalam komposisi yang saling berinteraksi, menciptakan dialog yang hidup di antara berbagai medium, gaya, dan gagasan.

Berita Lainnya  ARTJOG 2026 Usung Tema “Ars Longa: Generatio”, Angkat Dialog Antargenerasi dalam Seni Kontemporer

Pendekatan tersebut menjadi pernyataan bahwa setiap karya memiliki posisi yang setara. Tidak ada pusat perhatian tunggal, melainkan pengalaman visual yang terus bergerak mengikuti langkah pengunjung saat menyusuri ruang pamer.

Edisi 2026 menjadi tonggak penting bagi pengembangan program ini karena memperluas jangkauan partisipasi ke tingkat internasional. Dari total 142 seniman yang terlibat, sebanyak 135 berasal dari Indonesia, sementara tujuh lainnya datang dari Thailand dan Filipina. Kehadiran seniman lintas negara memperkaya percakapan mengenai identitas, budaya, hingga persoalan sosial yang direspons melalui praktik seni kontemporer.

Keberagaman tersebut menjadikan Salon et Cetera bukan sekadar ajang memamerkan karya, tetapi juga ruang pertemuan berbagai cara pandang yang tumbuh dari konteks geografis dan budaya yang berbeda. Dalam satu ruang, pengunjung dapat menemukan ragam ekspresi visual yang memperlihatkan bagaimana isu lokal maupun global diterjemahkan melalui bahasa seni.

Berita Lainnya  Tidal Weavers di Yogyakarta Hadirkan Tekstil sebagai Arsip Hidup Sejarah Maritim Asia

Konsep salon yang diusung juga menghadirkan pengalaman yang intim sekaligus padat. Alih-alih menikmati karya secara terpisah, pengunjung diajak melihat hubungan antarkarya yang muncul secara spontan melalui kedekatan penempatannya. Interaksi visual itu memunculkan kemungkinan pembacaan baru yang tidak dibatasi oleh kategori maupun generasi seniman.

Di tengah maraknya praktik seni kolaboratif di kawasan Asia Tenggara, Salon et Cetera menunjukkan bagaimana pameran kolektif dapat menjadi medium pertukaran gagasan sekaligus memperkuat jejaring antarpraktisi seni. Keikutsertaan seniman dari berbagai latar belakang menjadi penanda bahwa seni terus bergerak melampaui batas wilayah dan identitas, membuka ruang dialog yang lebih luas bagi publik.

Pameran ini dibuka pada 19 Juni 2026 dan dapat dikunjungi setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB di Ace House – Langgeng Art Foundation, Yogyakarta. Bagi pecinta seni rupa, Salon et Cetera menawarkan pengalaman menyaksikan keragaman praktik artistik dalam sebuah lanskap visual yang padat, dinamis, dan penuh kemungkinan tafsir.

Berita Lainnya  Michael Learns To Rock Jadi  Headliner  Prambanan Jazz Festival 2026 Hari Pertama

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 jam yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Berita Terpopuler