Uncategorized
Kejar Kapal yang Terlepas, Nelayan 65 Tahun Hilang Terseret Arus di Tanjung Kesirat
Panggang,(pidjar.com)– Seorang nelayan asal Kalurahan Girikarto, Kapanewon Panggang, Kabupaten Gunungkidul, dilaporkan hilang tenggelam di perairan Tanjung Kesirat pada Sabtu (8/8/2026) sore. Tim gabungan dari Satlinmas Rescue Istimewa, Polairud, relawan serta warga saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap korban hilang ini.
Korban yang hilang ini diketahui bernama Rubino (65), warga Padukuhan Padem, Girikarto, Panggang, yang berprofesi sebagai nelayan sekaligus tekong kapal.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Baron, Marjono menjelaskan, peristiwa bermula pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB Rubino dan Mardini (45), warga Dawung, Girikarto hendak berangkat melaut. Ketika berada sekitar 500 meter dari garis pantai Tanjung Kesirat, mereka bermaksud melakukan transit ke kapal yang sedang berjangkar di tengah laut.
Namun kapal utama yang akan digunakan untuk transit terlepas dari ikatan. Korban Rubino kemudian berenang menggunakan jerigen bensin untuk mengejar kapal yang hanyut tersebut.
Pada saat korban berenang, datang gelombang yang menghempas tubuh korban hingga terlepas dari pegangan jerigen dan tenggelam. Korban atas nama Rubino hilang terbawa arus sedangkan abk atas nama Mardani selamat dan melapor ke petugas.

Setelah menerima laporan, petugas jaga Pos Satlinmas Pantai Gesing langsung berkoordinasi dengan warga nelayan dan instansi terkait utnuk melakukan pencarian terhadap Rubino.
“Korban hilang masih dalam pencarian,” kata Marjono.
Kemarin sore, Tim SAR gabungan melakukan penyisiran laut di sekitar lokasi kejadian dengan radius 200–500 meter menggunakan kapal. Selain itu, penyisiran juga dilakukan melalui jalur darat dan tebing di sekitar Tanjung Kesirat hingga radius satu kilometer dari titik kejadian.
Hingga Sabtu malam, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dengan angin landai dan tinggi gelombang sekitar 2–3 meter. Namun jarak pandang dari area tebing menuju laut terbatas akibat kabut.
“Pencarian dilanjutkan hari ini dengan pemantauan dari atas tebing dan penyisiran laut oleh Tim Kapal Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah II Baron bersama kapal-kapal nelayan Pantai Gesing,” terangnya.
Operasi pencarian di seputaran lokasi kejadian masih dilakukan hingga siang ini. Namun demikian korban masih belum ditemukan.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized6 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa5 hari yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized1 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized1 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Pemerintahan4 hari yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Peristiwa5 hari yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
