Connect with us

Uncategorized

Peduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Gedangsari,(pidjar.com)— Kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi kesulitan air bersih kembali diwujudkan keluarga besar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Gunungkidul. Paguyuban BRIN Gunungkidul (GUBUK) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) BRIN Gunungkidul menyalurkan 37 tangki air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan, Selasa (8/9/2026).

Ketua Paguyuban BRIN Gunungkidul, Ema Damayanti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga di wilayah yang setiap musim kemarau mengalami kesulitan mendapatkan air.

“Kegiatan ini merupakan bentuk empati dan tanggung jawab sosial kami terhadap masyarakat sekitar. Air bersih adalah kebutuhan dasar, sehingga ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkannya, kami berupaya untuk ikut membantu,” kata Ema.

Menurut Ema, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi benar-benar dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami berharap bantuan air ini bisa meringankan beban warga, terutama untuk kebutuhan minum, memasak dan sanitasi selama musim kemarau. Semoga air yang kami salurkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Aksi sosial bertajuk “Bantuan Air Bersih di Gunungkidul” tersebut menghimpun dana sebesar Rp15,6 juta. Dana berasal dari donasi sukarela anggota GUBUK dan DWP BRIN Gunungkidul, serta dukungan sejumlah mitra.

Berita Lainnya  Kasus Stunting Masih Tinggi, Gunungkidul Canangkan Program "Anting Gemitta Rematri"

Dukungan tersebut antara lain berasal dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Gunungkidul, Persatuan Periset Indonesia (PPI) Cabang Yogyakarta, dan PT HEPILAB Sukses Bersama Semarang. Operasional kegiatan juga mendapat dukungan dari GUBUK serta sponsor perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, di antaranya Corpora Sciences dan CV Meitech Solusindo.

Ketua PII Cabang Gunungkidul sekaligus Kepala Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) BRIN, Satriyo Krido Wahono, turut menekankan pentingnya kolaborasi dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan kekeringan.

Kegiatan sosial ini, menurutnya, menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian keluarga besar BRIN kepada masyarakat di sekitar wilayah kerja.

Sementara itu, Ketua PPI Cabang Yogyakarta, Asep Nurhikmat, menyampaikan dukungan terhadap aksi tersebut. Menurutnya, persoalan air bersih tidak bisa hanya dilihat sebagai persoalan musiman, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama berbagai pihak.

Berita Lainnya  PEACE Program, Inovasi Tingkatkan Pemahaman Orang Tua tentang Emosi Anak di PAUD Alam Avicenna

“Yang paling penting adalah bagaimana bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Kolaborasi seperti ini perlu terus dilakukan agar manfaatnya bisa dirasakan secara langsung,” ujarnya.

Dari dana yang terkumpul, sebanyak 37 tangki, dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter, disalurkan secara bertahap ke bak-bak penampungan komunal warga.

Sebanyak 6 tangki dikirim ke Dusun Suruh Kidul dan 14 tangki ke Dusun Suruh, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari. Kemudian 7 tangki disalurkan ke Dusun Mertelu, Kalurahan Mertelu, Gedangsari.

Sementara itu, wilayah Kaliwuluh, Kapanewon Ngawen, mendapat 10 tangki untuk memenuhi kebutuhan warga Dusun Jurang Jero dan sekitarnya.

Ketua DWP BRIN Gunungkidul, Happy Kusumawati, mengatakan keterlibatan DWP dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian keluarga besar BRIN terhadap kondisi masyarakat.

“Kami ingin ikut hadir dan berbagi dengan masyarakat yang sedang mengalami kesulitan air. Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan warga sehari-hari,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan persiapan dan serah terima simbolis di halaman Kantor BRIN Gunungkidul. Setelah itu, tim relawan bergerak menuju lokasi penyaluran.

Berita Lainnya  Perkenalkan Bripka Herry, Polisi Yang Buka TK Gratis di Kampung Halaman

Penyerahan bantuan pertama dilakukan secara simbolis kepada Pemerintah Kalurahan Hargomulyo. Tim kemudian meninjau langsung bak penampungan utama di Suruh Kidul dan Dusun Suruh.

Lurah Hargomulyo, Sumaryanta, menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Ia mengatakan dampak kemarau panjang sangat dirasakan masyarakat.

“Air merupakan kebutuhan pokok yang setiap saat diperlukan. Saat ini warga harus membeli air bersih dengan harga rata-rata mencapai Rp350 ribu per tangki kapasitas 5.000 liter,” jelasnya.

Sebanyak 37 tangki atau sekitar 185 ribu liter air tersebut disalurkan ke Hargomulyo, Mertelu, Gedangsari, serta Kaliwuluh, Ngawen, untuk memenuhi kebutuhan warga di sejumlah padukuhan terdampak kekeringan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler