Connect with us

Uncategorized

Belum Jelas 513 KPM Sanggah Judol Akan Kembali Dapat Bansos

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)-Sebanyak 513 keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengajukan sanggahan setelah rekening mereka terindikasi digunakan untuk judi online (judol). Namun, hingga kini belum diketahui apakah sanggahan tersebut disetujui sehingga bansos mereka bisa kembali diterima.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Gunungkidul Suyono mengatakan keputusan terkait sanggahan tersebut bukan berada di tangan pemerintah daerah. Seluruh proses persetujuan menjadi kewenangan Kementerian Sosial (Kemensos).

“Namun, kami belum ada rilis (data) disetujui atau tidaknya karena itu dari Kemensos,” kata Suyono, Kamis (10/9/2026).

Suyono menjelaskan, berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terdapat sekitar 9.000 KPM di Gunungkidul yang rekeningnya terindikasi berkaitan dengan aktivitas judol. Dari jumlah tersebut, sebanyak 513 KPM telah mengajukan sanggah.

Berita Lainnya  Mantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan

Pengajuan sanggah dilakukan melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di tingkat kalurahan maupun melalui laman resmi Kemensos.

Pemkab Gunungkidul, kata Suyono, hanya memiliki kewenangan untuk memfasilitasi dan mengajukan sanggahan tersebut. Setelah dokumen dilengkapi, Dinsos akan memberikan rekomendasi untuk diteruskan kepada Kemensos.

“Jadi kami di Dinas Sosial merekomendasikan untuk kita upload juga ke Kementerian,” ujarnya.

Untuk mengajukan sanggah, KPM harus melengkapi sejumlah dokumen. Salah satunya surat pernyataan bahwa yang bersangkutan tidak melakukan aktivitas judol. Surat tersebut harus diketahui oleh pihak kalurahan atau lurah setempat.

Selain itu, KPM juga diminta melampirkan bukti pencabutan rekening yang terindikasi digunakan untuk judol. Dokumen tersebut kemudian diunggah sebagai bagian dari proses pengajuan sanggah.

Berita Lainnya  Di Tengah Krisis Air, Gunungkidul Jadi Lokasi Peresmian 3.000 Titik Air Bersih

“Pencabutan rekening yang digunakan untuk judol. Baru nanti di-upload,” jelasnya.

Suyono mengatakan surat sanggah tersebut juga harus dibubuhi meterai Rp 10 ribu.

Dia mengimbau masyarakat yang merasa rekeningnya terindikasi judol untuk segera mengurus sanggahan melalui operator atau perangkat kalurahan yang menangani SIKS-NG.

” Masyarakat yang akan mengajukan sanggah bisa menghubungi operator atau perangkat desa yang berkaitan dengan SIKS-NG di kalurahan,” katanya.

Suyono menyebut data rekening yang terindikasi berkaitan dengan judol termonitor oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Fenomena tersebut, menurutnya, mulai banyak muncul dalam dua tahun terakhir.

Dinsos Gunungkidul pun terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai risiko aktivitas judol. Salah satunya terkait dampaknya terhadap penerimaan bansos.

Berita Lainnya  Perkuat Nilai Keislaman Melalui Wisata Religi, Rihlah Keluarga Sakinah Kembali Digelar

“Karena dengan judol akibatnya kan hilang bansosnya,” kata Suyono.

Adapun jumlah penerima bansos di Gunungkidul cukup besar. Untuk bantuan pangan non tunai (BPNT) pada Juli-September 2026 tercatat sekitar 73.283 KPM. Sementara penerima Program Keluarga Harapan (PKH) mencapai sekitar 40.402 KPM.

Dengan adanya mekanisme sanggah, KPM yang merasa masuk dalam data terindikasi judol memiliki kesempatan untuk memberikan klarifikasi. Namun, keputusan akhir apakah bansos dapat kembali diterima tetap menunggu hasil verifikasi dan persetujuan dari Kemensos.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler