Uncategorized
Empat Kebakaran dalam Sehari, Lahan Hingga Kandang Hangus di Gunungkidul Hangus Dilalap Api
Wonosari,(pidjar.com)– Empat kejadian kebakaran terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Gunungkidul, Kamis (17/9/2026). Kebakaran tersebut terjadi di Wonosari, Karangmojo, Semanu, dan Saptosari dengan objek yang terbakar mulai dari lahan, dapur warung makan, hingga kandang ternak.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gunungkidul, Totok Tarjana mengatakan kejadian pertama dilaporkan terjadi di Padukuhan Wukirsari, Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari, sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran melanda lahan jati milik warga yang berada di dekat permukiman.
Warga yang mengetahui adanya kebakaran tersebut kemudian melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya. Namun karena api yang membesar dan dikhawatirkan semakin menjalar kemana-mana warga kemudian melaporkan ke Damkarmar Gunungkidul.
Petugas Damkarmat Gunungkidul selanjutnya melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Dalam peristiwa ini, tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
“Dalam sehari ini ada 4 lokasi kabakaran,” jelasnya.

Kebakaran kedua terjadi di Padukuhan Warung RT 01/RW 09, Kalurahan Gedangrejo, Kapanewon Karangmojo. Lahan kosong yang berada di dekat rumah warga terbakar setelah salah seorang warga membakar sampah.
Api kemudian merembet ke lahan kosong di sekitar permukiman. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor kepada petugas pemadam kebakaran. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.
Petugas Regu III UPT Damkarmat Gunungkidul langsung melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa, korban luka maupun kerusakan harta benda yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.
Kejadian ketiga yakni, dapur sebuah warung makan di Munggi Pasar RT 10/RW 33, Kapanewon Semanu, juga mengalami kebakaran. Peristiwa tersebut bermula ketika pemilik warung mengganti tabung gas.
Saat proses penggantian, terjadi kebocoran pada tabung. Regulator yang masih terpasang diduga belum sempat dilepas, sementara kompor di sebelahnya masih menyala. Api kemudian menyambar bagian tabung gas yang mengalami kebocoran.
Mengetahui kejadian tersebut, pembeli bersama pemilik warung dan warga sekitar berupaya memadamkan api. Beruntung, api berhasil dikendalikan sebelum membesar. Petugas Damkarmat yang datang ke lokasi kemudian melakukan pendinginan sekaligus memastikan sumber api telah benar-benar aman.
Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp700 ribu.
Titik keempat yakni di Padukuhan Karang RT 02/RW 13, Kalurahan Planjan, Kapanewon Saptosari. Dalam peristiwa ini menghanguskan sebuah kandang ternak milik warga bernama Adi Slamet.
Kebakaran bermula ketika pemilik kandang membuat obor untuk mengusir kutu di area kandang. Setelah selesai, pemilik meninggalkan lokasi untuk menjamu tamu dan mengira obor tersebut telah mati. Namun, diduga masih terdapat percikan api yang kemudian menyambar tumpukan klobot jagung kering di sekitar kandang.
Api dengan cepat membesar dan membakar bangunan kandang berukuran sekitar 5 x 8 meter, tumpukan pakan ternak kering, tandon pakan serta beberapa sak pupuk.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Sejumlah pupuk yang berada di area kandang juga segera dievakuasi agar tidak ikut terbakar.
Akibat kejadian tersebut, bangunan kandang mengalami kerusakan dan sejumlah pakan serta pupuk terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian ditaksir sekitar Rp10 juta.
“Tidak ada korban jiwa pada keempat peristiwa tersebut. Kami mengimbau agar masyatakat tetap berhati-hati dan waspada dalam beraktivitas utamanya berkaitan dengan pembakaran dan perapian. Pada kondisi kering dan angin kencang seperti ini, kebakaran sangat mudah terjadi,” tandasnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized7 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
