Pemerintahan
Anggaran Ditarik, Ratusan Titik Gagal Dapat Program Penerangan Jalan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Refocussing anggaran yang dilakukan oleh pemkab Gunungkidul untuk penanganan covid 19 beberapa waktu lalu membuat sejumlah program kegiatan sementara batal dilakukan. Salah satu program yang terkena dampak yakni pemasangan penerangan jalan umum di ratusan titik di wilayah Gunungkidul. Program ini pada akhirnya dibatalkan lantaran anggaran yang sebelumnya dialokasikan, dialihkan untuk penanganan wabah.
Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Ely Siswanta memaparkan, berdasarkan rencana awal, pada tahun 2020 ini, pemerintah akan melakukan pengadaan dan pemasangan 150 unit lampu penerangan jalan umum. Belum proses pengadaan dilakukan, kemudian ada program refocusing anggaran. Pada akhirnya, anggaran untuk program ini ditarik sehingga program pengadaan LPJU ini tidak jadi terealisasi.
“Penerangan jalan yang ada di perencanaan untuk PJU Tenaga Surya sebanyak 84 lampu. Kemudian PJU Listrik sebanyak 66 unit,” kata Ely Siswanta, Kamis (27/08/2020).
Dengan tidak terealisasinya program tersebut, maka ratusan titik ruas jalan kabupaten di Gunungkidul pun batal mendapatkan pemasangan LPJU. Adapun anggaran untuk PJU mulanya tersedia sekitar 2,5 miliar rupiah.
Pengusulan penambahan PJU di ruas jalan kabupaten di seluruh Gunungkidul nantinya akan dilakukan kembali pada tahun anggaran 2021 mendatang. Meski saat ini pemerintah sedang membahas APBD Perubahan, namun untuk program PJU ini sementara tidak diusulkan.

“Tahun 2021 mendatang kami usulkan lagi, itupun kalau anggarannya tersedia,” papar dia.
Lebih lanjut ia mengatakan, pemasangan PJU baru memang diutamakan jalur kabupaten yang belum terambah penerangan. Sedikit demi sedikit pemerintah rutin setiap tahun melakukan penambahan penerangan jalan. Mengingat letak geografis Gunungkidul masih banyak jalur kabupaten yang belum ada penerangan.
“Refocusingnya tidak semua jadi masih ada sisa anggaran yang bisa digunakan untuk pemeliharaan, khususnya penerangan yang mati,” tambahnya.
Menurut dia, meski pemasangan PJU ranah kabupaten tidak terealisasi, namun dari pemerintah provinsi dan pusat pada beberapa titik telah dilakukan pemasangan.
“Informasinya ada pemasangan dari provinsi dan pusat. Tapi untuk jumlahnya belum ada laporan ke kami, yang pasti pemasangannya di jalur Provinsi dan Nasional,” tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
