fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Anggaran Ditarik, Ratusan Titik Gagal Dapat Program Penerangan Jalan

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Refocussing anggaran yang dilakukan oleh pemkab Gunungkidul untuk penanganan covid 19 beberapa waktu lalu membuat sejumlah program kegiatan sementara batal dilakukan. Salah satu program yang terkena dampak yakni pemasangan penerangan jalan umum di ratusan titik di wilayah Gunungkidul. Program ini pada akhirnya dibatalkan lantaran anggaran yang sebelumnya dialokasikan, dialihkan untuk penanganan wabah.

Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Ely Siswanta memaparkan, berdasarkan rencana awal, pada tahun 2020 ini, pemerintah akan melakukan pengadaan dan pemasangan 150 unit lampu penerangan jalan umum. Belum proses pengadaan dilakukan, kemudian ada program refocusing anggaran. Pada akhirnya, anggaran untuk program ini ditarik sehingga program pengadaan LPJU ini tidak jadi terealisasi.

“Penerangan jalan yang ada di perencanaan untuk PJU Tenaga Surya sebanyak 84 lampu. Kemudian PJU Listrik sebanyak 66 unit,” kata Ely Siswanta, Kamis (27/08/2020).

Dengan tidak terealisasinya program tersebut, maka ratusan titik ruas jalan kabupaten di Gunungkidul pun batal mendapatkan pemasangan LPJU. Adapun anggaran untuk PJU mulanya tersedia sekitar 2,5 miliar rupiah.

Pengusulan penambahan PJU di ruas jalan kabupaten di seluruh Gunungkidul nantinya akan dilakukan kembali pada tahun anggaran 2021 mendatang. Meski saat ini pemerintah sedang membahas APBD Perubahan, namun untuk program PJU ini sementara tidak diusulkan.

“Tahun 2021 mendatang kami usulkan lagi, itupun kalau anggarannya tersedia,” papar dia.

Lebih lanjut ia mengatakan, pemasangan PJU baru memang diutamakan jalur kabupaten yang belum terambah penerangan. Sedikit demi sedikit pemerintah rutin setiap tahun melakukan penambahan penerangan jalan. Mengingat letak geografis Gunungkidul masih banyak jalur kabupaten yang belum ada penerangan.

“Refocusingnya tidak semua jadi masih ada sisa anggaran yang bisa digunakan untuk pemeliharaan, khususnya penerangan yang mati,” tambahnya.

Menurut dia, meski pemasangan PJU ranah kabupaten tidak terealisasi, namun dari pemerintah provinsi dan pusat pada beberapa titik telah dilakukan pemasangan.

“Informasinya ada pemasangan dari provinsi dan pusat. Tapi untuk jumlahnya belum ada laporan ke kami, yang pasti pemasangannya di jalur Provinsi dan Nasional,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler