Pemerintahan
Cegah Kecelakaan saat Liburan, Dishub Gunungkidul Periksa Bus Wisata hingga Pool
Wonosari, (pidjar.com)- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gunungkidul mengintensifkan inspeksi keselamatan ramp check terhadap bus pariwisata selama musim libur sekolah. Pemeriksaan dilakukan secara jemput bola hingga ke kawasan wisata guna memastikan kendaraan yang mengangkut wisatawan benar-benar laik jalan.
Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Gunungkidul, Edy Suryanta, mengatakan bus pariwisata menjadi sasaran utama pemeriksaan karena pada musim liburan armada tersebut banyak digunakan untuk mengangkut rombongan pelajar.
“Permintaan justru banyak sebelum libur sekolah, terutama operator bus yang membawa study tour ke luar daerah seperti Bali dan Jakarta,” kata Edy saat dihubungi, Senin (6/7/2026).
Ia menjelaskan, permintaan ramp check meningkat dibanding hari-hari biasa. Sebelum memasuki masa libur sekolah, tercatat sebanyak 35 unit bus dari lima perusahaan otobus (PO) mengajukan pemeriksaan. Armada tersebut akan digunakan untuk mengangkut rombongan dari lima sekolah yang melaksanakan study tour.
Memasuki masa liburan, Dishub bersama instansi terkait mengalihkan fokus pengawasan dengan memperbanyak pemeriksaan langsung di lapangan. Pengawasan tidak hanya dilakukan di terminal, tetapi juga menyasar pool bus hingga kawasan wisata yang menjadi titik keberangkatan maupun kedatangan bus pariwisata.

Menurut Edy, langkah tersebut merupakan upaya preventif untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan umum sekaligus meningkatkan kepatuhan operator terhadap standar keselamatan.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul Bayu Susilo Aji mengatakan, dalam ramp check , petugas memeriksa berbagai komponen teknis kendaraan, mulai dari sistem pengereman, kondisi ban, lampu, sistem kemudi, hingga perlengkapan keselamatan lainnya. Selain itu, kelengkapan administrasi seperti dokumen kendaraan dan masa berlaku uji KIR juga menjadi bagian dari pemeriksaan.
“Ramp check berbeda dengan uji KIR berkala,” jelasnya.
Apabila ditemukan pelanggaran, petugas dapat menindaklanjutinya melalui operasi yustisi. Sanksi yang diberikan bervariasi, mulai dari tindakan administratif, penilangan terhadap pelanggaran tertentu, hingga penghentian operasional apabila kendaraan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.
Dishub berharap pengawasan yang diperketat selama musim libur sekolah dapat meminimalkan potensi kecelakaan akibat kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan, sehingga perjalanan wisata masyarakat berlangsung lebih aman dan nyaman.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
