Pendidikan
Dianggap Berbahaya Karena Berada Tepat di Bahu JJLS, SD Negeri Ini Akan Direlokasi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul saat ini tengah membahas tentang relokasi SD Negeri Sawah yang berada di Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang. Namun demikian, belum dapat dipastikan terkait dengan kapan relokasi sekolah yang berada tepat di pinggir JJLS ini.
Kepala Bappeda Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan, pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengab Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdipora) Gunungkidul serta Kundha Niti Mandala Sarta Tata Laksana Gunungkidul terkait dengan relokasi sekolah dasar tersebut. Walau demikian, menurut Sri, sejumlah hal yang dibahas tersebut masih sebatas perencanaan dan pembahasan untuk menentukan langkah yang lebih jauh.
“Pada dasarnya rencana relokasi ini tetap berjalan,” kata Sri Suhartanta, Jumat (09/10/2021) kemarin.
Relokasi sekolah ini nantinya tetap dilaksanakan sesuai dengan kemampuan anggaran pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Relokasi menjadi sangat penting nantinya agar tidak membahayakan para pelajar dan orang tua saat berada di sekitar lingkungan sekolah. Sebab semenjak dibangunnya JJLS, sekolah ini memang tepat berada di bibir bahu jalan.
“Untuk tahun 2022 besok masih belum masuk perencanaan, namun tetap terus dikoordinasikan,” paparnya.

Sri Suhartanta menyebut, perencanaan menjadi sangat penting lantaran rencana program ini memang harus disesuaikan dengan kondisi daerah. Sebab seperti diketahui, anggaran yang ada saat ini masih difokuskan untuk penanganan covid19 di Kabupaten Gunungkidul. Hal tersebut memang membuat sejumlah kegiatan belum bisa diterapkan secara maksimal.
Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Sudya Marsita. Berkaitan dengan relokasi ini masih dalam pembahasan bersama. Walau begitu, pihaknya sudah mendapatkan lokasi anyar untuk calon lahan SD Negeri Sawahan.
“Sudah dapat lahan penggantinya. Nanti untuk pembebasan lahannya akan dikoordinasikan kembali,” ucapnya.
Berkaitan dengan relokasi ini memang dibutuhkan. Namun demikian, jika melihat kemampuan anggaran dirasa belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.
“Mendesak tapi untuk lokasi gedung yang sekarang masih aman untuk pembelajaran para siswa,” tutup Sudya Marsita.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
