Peristiwa
Diwarnai Proses Penyelamatan Dramatis, 4 Nelayan Berhasil Dievakuasi Setelah Sempat Terombang-ambing di Laut Lepas
Girisubo, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Nasib sial dialami 4 nelayan asal Cilacap, Jawa Tengah ketika mencari ikan di kawasan Pantai Sadeng, Girisubo, pada Minggu (10/03/2019). Kapal yang mereka gunakan untuk melaut mendadak mengalami masalah sehingga harus terombang-ambing di lautan lepas. Sialnya, kapal yang ditumpangi para nelayan tersebut akhirnya terhempas ganasnya ombak dan pecah berkeping-keping akibat menghantam tebing karang. Beruntung meski sempat terombang-ambing di lautan serta di tebing karang, para nelayan tersebut akhirnya bisa terselamatkan. Meski demikian, dua orang nelayan di mana satu diantaranya mengalami luka cukup serius, harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.
Koordinator SAR Linmas Wilayah Pantai Sadeng, Sunu Handoko Bayu Sagara, naas yang dialami oleh para nelayan tersebut berawal ketika mereka mencari ikan sejak Minggu kemarin. Lantaran hingga Senin (1/03/2019) siang tadi tak kunjung ada kabar, akhirnya sang pemilik kapal, Buhari (55), warga Bengle, Pucung, Kecamatan Girisubo melapor ke SAR Satlinmas serta Polsek Girisubo. Adapun di kapal tersebut, terdapat Arif (35), Kirman (50), Toni (30), serta Matroni (40).
“Kapal berangkat dari dermaga Pantai Sadeng kemarin sore pukul 15.00 WIB untuk mencari ikan layur ke tengah laut. Namun hingga siang tadi belum juga merapat ke dermaga pelabuhan sehingga sang pemilik kemudian melapor ke kami,” jelas Sunu, Senin sore.

Tebing tempat para nelayan terdampar usai kapalnya karam
Mendapatkan laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari anggota SAR serta kepolisian kemudian melakukan patroli pencarian. Setelah beberapa waktu pencarian, akhirnya keberadaan para nelayan tersebut berhasil ditemukan oleh petugas. Dipaparkan oleh Sunu, sebanyak dua orang yaitu Arif dan Matroni terlihat di bawah Tebing Mbandol yang terletak di sebelah timur Pantai Sadeng.
“Sedangkan kapal dalam kondisi pecah akibat membentur karang setelah terhempas ombak,” tambahnya.
Oleh Tim SAR keduanya kemudian dievakuasi. Proses evakuasi sendiri dilakukan dengan menggunakan kapal dengan bantuan tambang serta pelampung. Sementara nasib 2 nelayan yang lain yakni Kirman dan Toni telah berhasil menepi ke daratan terlebih dahulu dan naik ke atas tebing untuk mencari pertolongan.
Ditambahkan oleh Sunu, kondisi 2 orang yang berhasil memanjat tebing yaitu Kirman dan Toni tak ada luka berarti. Sementara 2 orang korban lainnya yaitu Arif dan Matroni mengalami luka. Meski demikian, kondisi Arif dan Matroni mengalami luka cukup serius dan harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis.
“Untuk korban atas nama Matroni bahkan harus mendapatkan perawatan lanjutan lantaran mengalami tulang retak pada bagian lengan,” papar dia.

Korban nelayan dalam keadaan terluka di bagian tangan usai berhasil diselamatkan
Sementara itu, Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto membenarkan adanya kecelakaan laut tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun aparat Polsek, kapal nelayan tersebut mengalami trouble mesin kemarin sore pukul 17.30 WIB. Lantaran mesin mati, kapal tersebut lantas terombang-ambing di lautan. Naasnya, saat terombang-ambing tersebut, datang ombak besar yang kemudian menghempas kapal ke tebing karang. Akibatnya bisa ditebak, kapal hancur berkeping-keping dan memaksa para penumpang untuk terjun ke lautan. Para nelayan sendiri sempat beberapa waktu terombang-ambing di lautan lepas sebelum akhirnya bisa mengevakuasi diri ke daratan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Keempat korban berhasil di evakuasi dalam keadaan selamat meskipun ada yang mengalami luka-luka,” terang Kapolsek.
Menurut Mursidi, akibat kecelakaan laut ini Buhari selaku pemilik kapal mengalami kerugian hingga mencapai Rp 50 juta.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized24 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
