Peristiwa
Dua Hari Menghilang Saat Berwisata, 2 Wisatawan Tak Kunjung Ditemukan
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rombongan wisatawan dari Yayasan Indo Charis Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman dibuat kebingungan dengan menghilangnya 2 orang anggotanya ketika melakukan kegiatan wisata di Pantai Nglolang, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Keduanya, Ester (54) dan Lestari (50) sendiri telah menghilang sejak Minggu (10/02/2019) kemarin. Hingga Senin (11/02/2019) sore tadi, pencarian yang melibatkan belasan personel gabungan belum juga membuahkan hasil. Masih belum diketahui nasib dari kedua wanita yang mengidap gangguan kejiwaan tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula ketika rombongan wisatawan itu datang ke Pantai Nglolang. Mereka kemudian menyebar ke area pantai untuk bermain air atau menikmati pemandangan. Setelah beberapa waktu, baru disadari kemudian bahwa Ester dan Lestari tidak ada. Sejumlah pengurus yayasan kemudian melakukan pencarian. Hampir 2 jam pencarian hingga melebar ke Pantai Sepanjang, baik Ester maupun Lestari tak ditemukan.
Lantaran putus asa pencarian yang tak membuahkan hasil tersebut, pengurus lantas melapor ke Tim SAR Wilayah 2.
Diungkapkan Komandan Tim SAR Wilayah II Pantai Baron, Marjono. Selepas mendapatkan laporan adanya wisatawan yang hilang tersebut, pihaknya langsung mengerahkan personel untuk melakukan pencarian. Awalnya, pencarian dilakukan di kawasan Pantai Nglolang dan sekitarnya.
“Pencarian yang kita lakukan masih belum membuahkan hasil,” beber Marjono, Senin siang.

Menurut Marjono, pihaknya kemudian memperlebar area pencarian. Jika sebelumnya hanya terbatas di Pantai Nglolang dan Sepanjang, tim lalu mencari ke areal perbukitan hingga ke Pantai Baron. Namun demikian, hingga pukul 16.00 WIB sore tadi, pencarian masih juga tak membuahkan hasil.
Pada pencarian hari kedua ini, pihak tim SAR menerjunkan hingga belasan personel. Selain menyasar bukit-bukit di sekitar pantai, sejumlah goa juga turut menjadi sasaran. Muncul dugaan bahwa keduanya memilih bersembunyi.
“Masih akan terus kita lakukan pencarian, semoga bisa segera ditemukan,” ucapnya.
Berdasarkan keterangan dari pengurus Yayasan Indo Charis Prambanan, saat menghilang, kedua korban diketahui menggunakan kaos seragam dari yayasan. Marjono juga menambahkan, baik Ester maupun Lestari memang menderita gangguan kejiwaan.
“Mereka tidak sempat bermain air di kawasan pantai,” tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
