Pendidikan
Jadi Langganan Banjir, Bangunan SMP Negeri 3 Saptosari Segera Direlokasi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebagai langkah penanggulangan bencana banjir yang terjadi di musim penghujan, pemerintah kabupaten Gunungkidul akan melakukan relokasi sekolah yang tahun 2017 lalu terdampak badai Siklon Cempaka. Tahun 2020 ini pemerintah akan merelokasi gedung SMP Negeri 3 Saptosari yang 3 tahun silam terendam banjir cukup parah, mengingat letaknya berada di titik rendah sehingga terendam banjir.
Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama Disdikpora Gunungkidul, Kisworo mengatakan, mengatakan akan segera merelokasi sekolah yang menjadi langganan banjir. Beberapa tahun terakhir SMP Negeri 3 Saptosari selalu terendam banjir saat musim penghujan. Aktifitas belajar mengajar pun sempat terbengkalai, bahkan beberapa berkas penting juga terbawa arus banjir.
“Ada bantuan anggaran digunakan untuk penanggulangan bencana,” kata Kisworo, Rabu (12/02/2020).
Adapun nantinya relokasi sendiri tidak begitu jauh dari titik semula. Hanya berada di seberang jalan yang dianggap lebih aman. Dalam relokasi ini ada sejumlah gedung yang akan dibangun mulai dari 6 ruang kelas, perpustakaan, labotatorium IPA, ruang pimpinan, ruang guru, ruang tata usaha, ruang ibadah, UKS dan beberapa komponen lainnya.
“Untuk pembebasan lahan sendiri telah terlaksana menggunakan APBD, tinggal proses penyempurnaan DED dan pelaksanaan,” tambah dia.
“Mungkin bulan Maret atau April sudah bisa mulai pembangunan. Karena bulan September sudah harus selesai. Untuk bangunan lama belum tahu mau digunakan untuk apa, nanti akan diserahkan ke bagian asset daerah,” imbuh dia.
Selain itu, jajaran Disdikpora serta lembaga lainnya telah melakukan pemetaan wilayah khususnya banjir yang dapat terjadi di musim kemarau. Untuk penanganannya sendiri disesuaikan dengan kriteria di masing-masing daerah, jika memang sekiranya memungkinkan dilakukan antisipasi awal maka dilakukan tindakan ringan dan cepat.
Namun jika dirasa perlu dilakukan reloksi atau penanganan lainnya maka segera ditindak lanjuti dengan berkoordinasi bersama sejumlah OPD lainnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan jika mendasar pada peristiwa Badai Siklon Cempaka di tahun 2017 lalu Gunungkidul mendapatkan bantuan dari Badan Nasional Penggulangan Bencana (BNPB) sebesar lebih dari 9 miliar rupiah. Dana tersebut akan digunakan untuk relokasi SMP Negeri 3 Saptosari.
“Untuk prosesnya sedang berlangsung di BLP yakni berkaitan dengan lelang,” ujar dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
