Kriminal
Janjian Ketemuan, Anak dan Sepeda Motor Ibu Muda Dilarikan Seorang Pria
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Janjian ketemuan dengan seorang yang dilakukan Umi Kalsum (38) warga Padukuhan Krambil Duwur, Desa Wiladeg, Kecamatan Karangmojo pada Minggu (25/03/2018) lalu berakhir bencana. Wanita berstatus janda tersebut harus rela kehilangan sepeda motornya. Tak hanya itu, Umi juga nyaris kehilangan putranya, EY (7) yang turut dibawa kabur oleh lelaki kenalannya, SN, juga warga Wiladeg.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa bermula ketika sekitar pukul 14.30 WIB, SN menghubungi Umi. Dalam pembicaraan itu, SN mengajaknya untuk makan di warung bakso di Pasar Besole, Padukuhan Purwosari, Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari. Tanpa rasa curiga, Umi mengajak EY datang ke lokasi yang sudah disepakati tersebut mengendarai sepeda motor Honda Beat AB 4085 EM.
Ketiganya lantas bertemu dan makan bersama di warung tersebut. Selang beberapa waktu kemudian, SN meminta izin kepada Umi untuk mengajak EY membeli mainan.
"Karena keduaanya sudah saling kenal, saat itu Umi memberikan kunci sepeda motor dan mengizinkan anaknya untuk ikut SN," kata Kapolsek Wonosari, Kompol Sutama melalui Kasi Humas Polsek Wonosari, Aiptu Nugroho, Selasa (27/03/2018) siang.
Ditunggu selama beberapa jam, SN dan EY tak kunjung pulang. Wanita paruh baya tersebut mulai khawatir. Lantaran tak kunjung ada kabar dari SN, Umi akhirnya memutuskan pulang bersama tetangganya yang kala itu juga tengah berada di Wonosari. Ia sempat berharap EY dan SN sudah pulang ke rumahnya.

Umi sendiri semakin panik lantaran hingga waktu beranjak malam, ia tak kunjung mendengar kabar dari EY maupun SN.
“Sekitar pukul 20.30 WIB, ternyata terlapor menghubungi adik korban yang berdomisili di Cikampek. Saat itu SN mengatakan bahwa meninggalkan EY anak Umi di rumah seseorang yang belum korban kenal yang berada di Piyungan," imbuh Nugroho.
Atas kejadian tersebut, Umi lantas melaporkan perihal kejadian yang menimpanya kepada pihak kepolisian sektor Wonosari. Bersama SPK dan Unit Reskrim Polsek Wonosari, Umi kemudian menjemput anaknya di sebuah rumah yang sebelumnya dikatakan oleh terlapor. Di sana, EY berhasil ditemukan dan lalu dibawa pulang ke rumah. Sementara hingga saat ini, keberadaan SN maupun sepeda motor milik korban masih belum diketahui.
“Kita masih memburu keberadaan SN,” tutup Nugroho.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
