event
Jogja Printing Expo 2026: Ruang Kolaborasi di Tengah Tantangan Industri Grafika
Jogja,(pidjar.com)–Jogja Printing Expo 2026 resmi dibuka pada Rabu, 8 April 2026, di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, dan akan berlangsung hingga 11 April 2026. Pameran yang digelar untuk kedua kalinya oleh Krista Exhibitions ini menjadi ajang strategis bagi pelaku industri grafika untuk menampilkan teknologi terbaru sekaligus memperluas jaringan bisnis.
CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan pameran ini menghadirkan beragam teknologi percetakan modern, mulai dari mesin digital printing hingga teknologi cetak pada berbagai media seperti kertas, tekstil, akrilik, logam, kulit, hingga kayu. “Pameran ini menjadi sarana untuk memperkenalkan teknologi cetak masa kini serta membuka peluang usaha di sektor kreatif, promosi, dan kemasan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan di Yogyakarta merupakan bagian dari rangkaian pameran printing sepanjang tahun 2026, yang akan berlanjut ke Surabaya pada Juli dan pameran skala nasional pada Oktober mendatang. Meski skalanya lebih kecil dibandingkan pameran di Jakarta, Jogja Printing Expo dinilai memiliki potensi besar dalam mengembangkan pasar industri percetakan di daerah.
Tahun ini, pameran diikuti oleh 35 perusahaan, termasuk pelaku UMKM dan supplier dari Yogyakarta, Surabaya, serta Jakarta. Berbagai produk dan layanan ditampilkan, mulai dari jasa printing komersial, sablon kaos, hingga solusi packaging dan finishing.
Ketua DPD Paguyuban Pengusaha Grafika Indonesia (PPGI) DIY, H. Roni Sugiarto, mengapresiasi penyelenggaraan pameran ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi pelaku usaha percetakan, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan inovasi produk.
Namun, ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi industri percetakan kecil di Yogyakarta. “Perkembangan industri saat ini tidak merata. Mesin modern memang semakin banyak, tetapi pelaku usaha kecil masih menghadapi kesulitan untuk bertahan, terutama akibat menurunnya permintaan media cetak konvensional,” ungkapnya. Ia berharap adanya perhatian dan dukungan lebih dari pemerintah daerah bagi pelaku usaha kecil di sektor ini.
Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan pameran ini. Ia menilai Jogja Printing Expo dapat menjadi ruang kolaborasi antara pelaku industri dan pemerintah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Yogyakarta.
“Memang ada penurunan pada media cetak konvensional, tetapi juga terjadi pergeseran ke arah bisnis baru yang lebih kreatif. Ini menjadi peluang yang harus dimanfaatkan bersama,” ujarnya.
Jogja Printing Expo 2026 juga digelar bersamaan dengan Jogja Food & Beverage Expo, Jogja Pack & Process Expo, dan Jogja All Tea Expo. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat integrasi antar sektor, khususnya percetakan, pengemasan, dan industri makanan-minuman.
Selain pameran, kegiatan business matching turut menjadi agenda unggulan untuk mempertemukan pelaku usaha dengan investor, distributor, dan penyedia teknologi. Melalui program ini, diharapkan tercipta kemitraan baru yang mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing industri percetakan nasional.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized6 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
