Pemerintahan
Proyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus berupaya mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan krisis air bersih yang setiap tahun terjadi saat musim kemarau. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mencari sumber air bawah tanah baru dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi. Hal ini guna memgantisipasi kegagalan proyek lantaran adanya kesalahan analisis. Seperti yang terjadi pada proyek pengeboran Bekah yang kemudian gagal total karena sumber airnya berkategori payau dan tidak layak dikonsumsi.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan kebutuhan air bersih masih menjadi persoalan bagi sebagian masyarakat, terutama di wilayah yang kerap mengalami kekeringan. Karena itu, pemerintah daerah ingin memastikan setiap upaya pencarian sumber air dilakukan secara tepat agar hasilnya benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat.
Menurut Endah, pengalaman pengeboran sumber air di kawasan Bekah menjadi pelajaran penting. Proyek yang didanai pemerintah pusat tersebut memang berhasil menemukan sumber air, namun kualitas air yang keluar merupakan air payau sehingga tidak layak digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
“Di Bekah ada anggaran dari pemerintah pusat yang sudah dilakukan pengeboran beberapa tahun lalu, tapi sampai sekarang tidak bisa digunakan karena ternyata titik bornya masuk ke sumber air payau, sehingga airnya tidak bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Agar kejadian serupa tidak terulang, Pemkab Gunungkidul meminta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menggandeng kalangan akademisi dalam proses penentuan titik pengeboran. Pendampingan dari perguruan tinggi dinilai penting untuk memastikan lokasi yang dipilih benar-benar memiliki potensi sumber air tawar bawah tanah.

Ia menjelaskan, pemerintah akan mengawal proses tersebut agar kajian teknis dilakukan secara komprehensif sebelum pengeboran dilaksanakan.
“Kami meminta PDAM menggandeng kampus untuk menentukan titik yang benar-benar memiliki sumber air bawah tanah, bukan air payau. Jangan sampai setelah air keluar ternyata tidak bisa digunakan,” kata Endah.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, PDAM, dan akademisi, Pemkab Gunungkidul berharap upaya pencarian sumber air baru dapat lebih efektif sehingga mampu menambah pasokan air bersih bagi masyarakat, khususnya saat musim kemarau.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Sulistyo Aribowo mengatakan, PDAM Tirta Handayani saat ini tengah berupaya menggandeng akademisi dan universitas dalam mencari solusi pemanfaatan sumber air di Bekah, Kapanewon Panggang agar dapat dimanfaatkan oleh warga. Pasalnya setelah proyek ini selesai sampai dengan saat ini air tidak bisa digunakan karena air tersebut ternyata air payau.
“Jadi di Bekah itu ternyata airnya payau. Nah ini kita sedang berkomunikasi dengan UGM dan nanti dengan UPN untuk mencari solusi bersama apakahmengolah air payau menjadi air konsumsi, rekayasa lain ataukah mengambil dsri sumber berbeda agar di sumber Bekah ini bisa diserah terimakan dan dimanfaatkan,” ucap Sulistyo Aribowo.
Lebih lanjut, ia mengatakan pada titik tersebut sejak awal diharapkan mampu mencukupi kebutuhan air bersih warga Purwosari dan Panggang. Mengingat di 2 kapanewon tersebut tidak ada sumber air yang dapat dimanfaatkan oleh warga.
“Kami berupaya untuk berinovasi agar pemenuhan kebutuhan air dari PDAM dapat terus maksmal dan melayani masyarakat dengan optimal,” tutup Direktur PDAM yang baru tersebut.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized4 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
